Liga Soeratin U15 – Fisik Hancur di Babak Kedua, MC Utama Harus Rela Jadi Korban Keganasan Batavia FC

 Liga Soeratin U15 – Fisik Hancur di Babak Kedua, MC Utama Harus Rela Jadi Korban Keganasan Batavia FC

MC Utama (biru) paksa Batavia FC menang susah payah. Foto: Tjandra M. Amin

KORANPLUS.COM – Sebuah drama tersaji di laga pembuka Liga Soeratin U15 yang berlangsung di Lapangan Sintetis 1 Pancoran Soccer Field (PSF), Jakarta Selatan, Minggu (14/6). Lewat skema bola mati yang menegangkan, Batavia FC sukses menundukkan MC Utama dengan skor tipis 1-0.

Pertandingan sejatinya berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan pada pukul 10.00 WIB. Di bawah sengatan terik matahari, kedua tim yang dihuni talenta muda usia 14-15 tahun ini saling jual beli serangan. Namun, rapatnya pertahanan membuat peluang demi peluang mentah di babak pertama.

Di pinggir lapangan, tensi tinggi juga dirasakan pelatih Batavia FC, Ranu Trisasongko. Eks punggawa Arema FC tersebut tak henti-hentinya meneriakkan instruksi agar anak asuhnya tampil lebih klinis.

Kebuntuan yang ditunggu akhirnya pecah pada menit ke-57. Berawal dari situasi set piece, Muhammad Rakha Sumarna melepaskan tembakan gledek dari luar kotak penalti yang menggetarkan mistar gawang. Bola rebound yang muntah langsung disambar dengan cepat oleh Mochammad Edialvatar untuk merobek jala MC Utama. Skor berubah 1-0.

Misi Ganda Coach Ranu

Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Batavia FC. Sang pelatih, Coach Ranu, membeberkan bahwa skuadnya mayoritas diisi oleh pemain “daun muda” kelahiran tahun 2012 yang secara usia harus berjuang ekstra keras.

“Kami punya dua misi: misi prestasi dan misi pembinaan. Tugas kami memang bagaimana agar anak-anak ini bisa berkembang dengan baik tanpa melupakan prestasi yang harus dicapai di Liga Soeratin U15,” ungkap Ranu.

Ia menambahkan bahwa skuad ini sebenarnya diproyeksikan untuk musim depan. Meski begitu, raihan 3 poin di laga perdana ini membuat sang arsitek tim merasa sangat puas.

Faktor Fisik Jadi Petaka MC Utama

Di kubu lawan, rasa kecewa tidak bisa disembunyikan oleh Puraja Daud Pratama Hutahaean. Motor serangan MC Utama tersebut mengakui performa timnya merosot tajam usai turun minum.

“Di babak kedua permainan kami sudah hancur,” keluh Raja, siswa kelas 8 SMPN 279 Jakarta Utara tersebut.

Jarangnya intensitas latihan bersama dituding menjadi biang kerok keroposnya stamina skuad MC Utama. Akibatnya, mereka kedodoran secara fisik di 35 menit babak kedua. Beruntung bagi MC Utama, gemilangnya lini belakang membuat mereka hanya kebobolan satu gol hingga laga usai.

Rekap Hasil Lengkap Pertandingan

  • Batavia FC 1, MC Utama 0
  • Maesa Pararaiders 0, Farama 0
  • Kemayoran FC 0, Persija Barat 6
  • ABC Wirayudha 0, Bintang Ragunan 2

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *