Imbas Proposal Komersial Bermasalah, Kepemimpinan Gianni Infantino di Ujung Tanduk

 Imbas Proposal Komersial Bermasalah, Kepemimpinan Gianni Infantino di Ujung Tanduk

Presiden FIFA Gianni Infantino alami krisis kepercayaan parah.

KORANPLUS.COM – Proposal tersebut akhirnya ditarik setelah memicu penolakan meluas, namun sejumlah asosiasi nasional dan badan pengelola sepak bola antarkonfederasi terus mempertanyakan kepemimpinan Infantino.

ISTANBUL — Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada hari Rabu mengumumkan tidak akan lagi mendukung potensi pencalonan kembali Presiden FIFA Gianni Infantino pada pemilihan Maret 2027, sebagaimana dilaporkan Anadolu Ajansi.

FIGC menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk menegaskan posisinya secara jelas dan transparan. Mereka menyoroti berbagai inisiatif kontroversial Infantino belakangan ini “terkait tata kelola dan pengembangan kompetisi internasional.”

“Kami akan terus bekerja sama dengan UEFA dan federasi-federasi Eropa lainnya untuk mempromosikan visi sepak bola yang berbasis pada integritas, solidaritas, keberlanjutan, serta mengutamakan peran suporter,” ujar Presiden FIGC, Giovanni Malago.

“Kami mengidentifikasikan diri dengan model dialog, keterbukaan mendengarkan, dan tanggung jawab bersama—yang sejauh ini telah membawa sepak bola berkembang, berinovasi, sekaligus menjaga prinsip-prinsip dasarnya.”

Infantino menghadapi tekanan yang kian membesar sejak meluncurkan proposal FIFA Forward Enterprise pada musim panas ini—rencana yang kini telah dibatalkan—yang melibatkan penjualan saham atas hak komersial Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta.

Kendati proposal tersebut resmi ditarik akibat gelombang penolakan yang masif, beberapa asosiasi nasional dan badan pengelola benua tetap mengecam serta mempertanyakan kepemimpinan Infantino.

UEFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan CONCACAF (konfederasi untuk kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) belakangan merilis surat bersama yang menuding Infantino telah merusak kepercayaan “melalui manipulasi” dan mendesak digelarnya peninjauan independen secara menyeluruh atas proposal yang dibatalkan tersebut.

Sejumlah federasi nasional lainnya, termasuk Inggris, Wales, dan Irlandia, juga telah menarik dukungan mereka terhadap pencalonan kembali Infantino.

Infantino, yang menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016, dilaporkan tetap berencana untuk maju kembali dalam pemilihan pada Kongres FIFA di Maroko, Maret 2027.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *