47 Paguyuban Bergabung, FEK Sumsel Dikukuhkan 2026-2031, Targetkan Sumsel Zero Conflict
PALEMBANG, KORANPLUS.COM — Forum Emas Khatulistiwa (FEK) Sumatera Selatan resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2031. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam kegiatan silaturahmi bersama elemen masyarakat Khatulistiwa di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang (CU), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Apriyadi, M.Si., serta sejumlah kepala OPD Provinsi Sumsel.
Dalam arahannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan FEK Sumsel periode 2026-2031. Menurutnya, kehadiran organisasi tersebut dapat menjadi kekuatan baru dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
“Harapan saya, Forum Emas Khatulistiwa ini dapat selalu mengedepankan ketentraman, kebersamaan dan gotong royong yang menjadi modal dasar dalam membangun Provinsi Sumsel,” harap Herman Deru.
Sementara itu, Ketua Umum FEK Sumsel, Ghofar Pasolong, mengatakan Forum Emas Khatulistiwa merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun berbagai paguyuban suku dan etnis yang ada di Sumatera Selatan.
Saat ini, sedikitnya 47 paguyuban kesukuan telah bergabung dalam FEK Sumsel. Keberadaan forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga kerukunan antarsuku dan etnis di Sumatera Selatan.
“Setelah pengukuhan ini para pengurus akan melaksanakan sejumlah program yang pada intinya adalah menjaga Sumsel tetap kompak dan zero conflict,” tegas Ghofar.
Ia menambahkan, keberagaman suku dan etnis di Sumsel merupakan kekuatan yang harus terus dirawat melalui komunikasi, kebersamaan dan semangat gotong royong.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, FEK Sumsel diharapkan mampu mengambil peran dalam menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat persatuan masyarakat di tengah keberagaman yang ada.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pun menyambut positif keberadaan FEK sebagai salah satu mitra masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, tenteram, harmonis dan bebas konflik di Bumi Sriwijaya. (ril)