Ditaklukkan PSG , Kutukan Final Liga Champions Masih Menimpa Arsenal

 Ditaklukkan PSG , Kutukan Final Liga Champions Masih Menimpa Arsenal

Kai Havertz dikepung pemain PSG. Arsenal takluk dari PSG di partai final Liga Champions Eropa. Foto: arsenal.com

KORANPLUS.COM – Paris Saint Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions, usai menang dramatis lewat adu tendangan penalti atas wakil Inggris, Arsenal. Bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, skuat asuhan Luis Enrique, menang di babak adu tendangan penalti dengan skor 4-3.

Final liga Champions musim 2025/2026, yang mempertemukan juara Inggris, Arsenal dan juara Prancis, PSG, digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/9) malam WIB. Pertandingan berjalan seru sejak menit awal. Kedua tim langsung tampil menyerang demi memburu gol pembuka.

‎‎Menit ke-6, Arsenal berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari pergerakan Kai Havertz yang lolos dari sisi kanan pertahanan PSG, pemain asal Jerman itu melepaskan sepakan keras yang menjebol gawang PSG. Gol itu merupakan torehan yang kedua bagi Havertz di laga final Liga Champions Eropa, setelah sebelumnya ia menyumbangkan gol untuk Chelsea di final tahun 2021.

‎Tertinggal satu gol, PSG coba kuasai permainan dengan mengendalikan penguasaan bola atas Arsenal. Namun, hingga babak pertama usai tidak ada gol tercipta, dan The Gunners tetap memimpin 1-0.

‎Memasuki babak kedua, PSG mendapatkan penalti, tepatnya di menit ke-65, setelah Kvaratskhelia dijatuhkan Mosquera di kotak terlarang.  Ousmane Dembele yang maju sebagai algojo, sukses melaksanakan tugasnya, dan membuat skor menjadi imbang 1-1.

‎Di sisa waktu babak kedua, tak ada lagi gol tercipta, meski PSG memperoleh beberapa peluang emas, dan Arsenal lebih banyak bertahan sambil sesekali melancarkan serangan balik. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

‎Pada babak perpanjangan waktu, kedua tim tampil hati-hati dan tidak terlalu banyak menekan. Selama dua babak perpanjangan waktu tak juga ada gol yang tercipta, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak adu tendangan penalti.

‎Dari lima eksekutor, empat penendang PSG berhasil melaksanakan tugasnya, hanya Nuno Mendes yang gagal, setelah sepakannya ditepis kiper David Raya. Sementara, kegagalan Gabriel di tendangan terakhir Arsenal, membuat PSG menang dan sukses meraih juara Liga Champions kedua kalinya secara beruntun.

‎‎Arsenal pun gagal memutus kenangan buruk kala takluk dari Barcelona di final tahun 2006. The Gunners pun juga tak mampu menyamai torehan Aston Villa dan Crystal Palace yang menjuarai Europa League dan Conference League.

Bagi PSG, juara kali ini membuat Le Parisiens menjadi tim kedua di abad ini, yang memenangkan Liga Champions dalam dua musim berturut-turut (2025 dan 2026), setelah Real Madrid yang memenangkannya tiga kali berturut-turut antara 2016 dan 2018. PSG juga menjadi tim asal Prancis pertama, yang pernah memenangkan Piala Eropa/Liga Champions dalam edisi berturut-turut.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *