Proyek Revitalisasi SMP Al-Aziziyah Rp2,1 Miliar Disorot, Pekerja Diduga Abaikan APD

 Proyek Revitalisasi SMP Al-Aziziyah Rp2,1 Miliar Disorot, Pekerja Diduga Abaikan APD

Sukabumi, Koranplus |Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Terpadu Al-Aziziyah di Kampung. Cidahu Tonggoh, Desa Tangkil, Kec. Cidahu, yang menelan dana APBN 2026 sebesar Rp2.101.739.000, disorot terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Dalam dokumentasi lapangan, sejumlah pekerja terlihat beraktivitas di area konstruksi tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti helm keselamatan dan sepatu safety. Padahal, proyek ini merupakan program bantuan pemerintah dari Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.

Minimnya penggunaan APD di lokasi kerja berisiko tinggi ini dinilai bertentangan dengan UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Permenaker No. 8 Tahun 2010. Risiko yang dihadapi pekerja mulai dari benturan benda keras, terpeleset, hingga tertimpa material bangunan.

Praktisi K3 Kabupaten Sukabumi mengingatkan bahwa keselamatan pekerja adalah tanggung jawab utama pelaksana proyek dan panitia pembangunan.

_“Proyek yang dananya bersumber dari APBN wajib menjadi contoh dalam penerapan K3. Helm dan sepatu safety bukan pilihan, tapi kewajiban. Jika diabaikan, nyawa pekerja yang jadi taruhan,”_ tegasnya.

Ia mendesak Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMP Terpadu Al-Aziziyah dan pengawas lapangan untuk segera melakukan pembinaan dan penindakan. Dinas Tenaga Kerja Kab. Sukabumi juga diminta melakukan inspeksi mendadak guna memastikan kepatuhan K3 di proyek tersebut.

_“Jangan sampai dana besar untuk pendidikan justru berbanding terbalik dengan perlindungan bagi pekerjanya. K3 harus ditegakkan sejak hari pertama kerja,”_ lanjutnya.

Diharapkan, teguran ini menjadi pengingat bagi seluruh proyek konstruksi di Sukabumi agar tidak mengorbankan keselamatan demi mengejar target waktu. (Red- team)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *