Mampukah Pertemanan Menahan Pukulan? Pengakuan Filosofis Rolly Romero Sebelum Bentrok Lawan Sahabatnya, Teofimo Lopez
Rolando Romero dan Teofimo Lopez, duel dua sahabat.
KORANPLUS.COM — Pertarungan yang dinanti-nantikan antara dua sahabat lama, Rolando “Rolly” Romero dan Teofimo Lopez Jr, resmi dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus. Meskipun Teofimo terkesan mengecilkan arti persahabatan mereka demi fokus pada pertarungan, Rolly—yang menjuluki dirinya Rolly the Prophet—sama sekali tidak ragu mengakui rasa hormat dan kasih sayangnya yang mendalam kepada sang calon lawan.
Dalam wawancara eksklusif bersama Mike Coppinger mewakili Ring Magazine, Rolly mengungkapkan bagaimana ia sudah meramalkan momen ini sejak lama dan bagaimana ikatan batin mereka tetap kuat meski harus bertarung di atas ring.
Ramalan yang Menjadi Kenyataan
Rolly mengenang momen emosional di ruang ganti saat ia memberikan dorongan semangat kepada Teofimo di masa lalu. Ia mengaku sudah memprediksi karier sahabatnya tersebut.
“Saya mencintai Teofimo dengan sepenuh hati. Seperti yang ia katakan, saya pernah bilang padanya di ruang belakang saat bersiap untuk pertarungan: ‘Kamu akan dapat kesempatan lain, Teo. Kamu akan naik ke kelas welter dan mendapatkan kesempatan baru.’
“Dan atas izin Tuhan, entah bagaimana justru saya yang bisa memberikannya kesempatan itu. Semua ini didasari rasa kasih sayang,” ungkap Rolly.
Ikatan Sahabat Sejati yang Tak Tergerus Waktu
Meski keduanya tidak selalu berkomunikasi setiap hari karena kesibukan masing-masing dan urusan keluarga, Rolly menegaskan bahwa kualitas persahabatan mereka tidak pernah berkurang.
“Kami memang sempat lama tidak mengobrol, tapi dia punya keluarga, punya anak, dan saya juga punya urusan sendiri. Sebagai orang dewasa, kita tidak bisa terus-terusan menempel pada orang lain.”
“Saya bahkan menjadi ayah baptis dari anak teman saya yang lain, dan kami hanya ngobrol setahun sekali. Tapi saya tahu pasti, kalau saya telepon dia saat benar-benar butuh, dia akan langsung berdiri di depan pintu rumah saya. Begitu pula sebaliknya. Hubungan sejati tidak perlu berkomunikasi setiap hari,” jelasnya.
Perspektif Unik Menghadapi Pertarungan Profesional
Ketika ditanya mengenai perasaannya harus bertukar pukulan dengan orang yang dikasihinya, Rolly memberikan jawaban yang cukup filosofis dan mendalam.
“Setiap hari, orang-orang saling menyakiti mereka yang dikasihi dan dipedulikan… Lagipula, orang yang tidak kamu cintai tidak akan pernah bisa benar-benar menyakiti hatimu,” pungkas Rolly.***