Orang Boleh Bilang Terence Crawford Bakal Naik Ring Lagi, tapi Ini Kata Pelatihnya
Terence Crawford dispekulasikan bakal comeback. Foto: Instagram/boxingnewsonline
KORANPLUS.COM – Terence Crawford telah mengukir namanya dalam sejarah tinju dunia lewat perjalanan karier yang diakui sebagai salah satu yang terbaik di era modern. Dengan deretan sabuk juara yang melimpah, Crawford sebenarnya sudah tidak memiliki hal apa pun lagi yang perlu dibuktikan di atas ring.
Begitu pula dalam hal finansial. Kemampuannya mengelola keuangan telah memberinya kekayaan yang melimpah, hingga ia tak perlu lagi mempertaruhkan nyawa dengan bertarung di antara tali ring sebagai petinju aktif.
Pada dasarnya, Crawford adalah seorang petarung sejati. Dari sudut pandang warisan karier, ia tak perlu lagi bertarung walau hanya satu ronde. Kendati demikian, bukan berarti hasrat mendalam untuk kembali melakoni rutinitas yang telah ia jalani selama puluhan tahun bisa lenyap begitu saja.
Karena itu, Crawford secara resmi telah menyatakan pensiun setelah mengalahkan raja ring Meksiko Canelo Alvarez, beberapa pengamat tinju meyakini ia bakal kembali bertarung.
Spekulasi Comeback Langsung Ditampik Sang Pelatih
Laporan terkait aktivitas latihan Crawford di sasana B+B Gym memicu spekulasi hangat pekan ini. Hal itu membakar keyakinan publik bahwa kembalinya dia ke atas ring sudah di depan mata.
Tidak ada yang mampu memahami isi kepala seorang petarung sebaik sesama petarung lainnya. Juara dunia dua divisi, Paulie Malignaggi, dalam acara Boxing Scene Today, menyebut bahwa cara Crawford berlatih memberikan petunjuk paling terang mengenai niat tersembunyinya.
“Dia sama sekali tidak melakukan sparring dengan santai. Ada beberapa mantan petarung nekat yang tetap sparring setelah pensiun, tetapi mereka melakukannya secara ringan. Mereka tidak akan menempatkan diri dalam bahaya…” katanya
“Dalam dunia tinju, jika Anda melakukan sparring tingkat tinggi di gym, itu tetap berisiko bagi kesehatan. Sparring keras bisa menyebabkan kerusakan otak, retina mata lepas, dan hal-hal mengerikan lainnya,” papar Malignaggi.
“Ketika Anda melihat petinju yang sudah pensiun tetapi tetap melakoni sparring berat, mereka tidak sekadar mencari keringat. Dari situ, Anda tentu harus mulai berpikir bahwa tidak mungkin ia melakukan hal sekeras itu hanya untuk bersenang-senang…”
“Itu artinya, Anda sedang mengerahkan kemampuan terbaik untuk mencapai level tertinggi dan melihat bagaimana respons tubuh Anda dari hari ke hari.”
Namun, di tengah seluruh klaim dan analisis dari Malignaggi tersebut, satu sosok paling penting justru meyakini hal sebaliknya: Crawford akan tetap berpegang pada keputusan pensiunnya.
Sang pelatih, Brian ‘BoMac’ McIntyre, secara tegas meruntuhkan harapan publik yang mendambakan kembalinya sang petarung ke atas ring:
“Bud (julukan Crawford) sangat mencintai atmosfer yang ia ciptakan—yang kami bangun bersama sebagai sebuah tim. Dia hanya ingin datang dan berlatih sedikit. Bud sudah selesai. Dia sendiri yang bilang kalau dia sudah selesai, dan saya menghormati keputusannya. Saya ingin dia tetap pensiun karena tidak ada lagi yang perlu dia buktikan di dunia ini.”***