Laboratorium Komputer Lapas Salemba Beri Dampak Positif, Warga Binaan Dibekali Keterampilan di Era Digital
JAKARTA, KORANPLUS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba terus mendorong peningkatan kualitas program pembinaan bagi Warga Binaan melalui pemanfaatan teknologi dan informasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan kegiatan di Laboratorium Komputer Binadik Lapas Kelas IIA Salemba sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan digital.
Program tersebut dilaksanakan di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Amico Balalembang, dengan dukungan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Muhamad Dani Firmansyah, serta Kasubsi Bimkemaswat, Maulana Fattah Purtayanda.
Keberadaan Laboratorium Komputer Binadik menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Salemba dalam menghadirkan pembinaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi, kemampuan menggunakan komputer dan memahami teknologi digital menjadi salah satu keterampilan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat, termasuk bagi Warga Binaan yang tengah menjalani proses pembinaan.
Melalui kegiatan di laboratorium komputer, Warga Binaan memperoleh kesempatan untuk mengenal dan meningkatkan kemampuan dasar penggunaan perangkat komputer, pengolahan data dan dokumen, pemanfaatan aplikasi pendukung, serta wawasan mengenai perkembangan teknologi informasi.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, kreativitas, dan produktivitas Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Salemba, Muhamad Dani Firmansyah, menilai bahwa perkembangan teknologi harus dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sehingga Warga Binaan tidak tertinggal terhadap perubahan yang terjadi di masyarakat.
“Pembinaan pada era sekarang harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Teknologi dan informasi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Karena itu, melalui kegiatan di Laboratorium Komputer ini kami ingin memberikan ruang kepada Warga Binaan untuk belajar, menambah pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan yang nantinya dapat memberikan manfaat positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Muhamad Dani Firmansyah.
Menurutnya, proses pembinaan tidak hanya diarahkan pada perubahan sikap dan perilaku, tetapi juga perlu disertai dengan peningkatan kapasitas dan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.
“Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi modal bagi mereka untuk lebih mandiri dan produktif. Kami ingin setiap program pembinaan mempunyai nilai manfaat yang nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan Laboratorium Komputer Binadik juga menjadi gambaran bahwa lingkungan pemasyarakatan terus berupaya mengikuti transformasi digital. Perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut kemampuan adaptasi dari seluruh lapisan masyarakat sehingga akses terhadap pembelajaran teknologi menjadi semakin penting.
Di bawah kepemimpinan Kalapas Amico Balalembang, Lapas Kelas IIA Salemba terus mendorong berbagai bentuk pembinaan yang berorientasi pada pengembangan potensi, pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian Warga Binaan.
Dukungan Kasubsi Bimkemaswat Maulana Fatah Purtayanda bersama jajaran turut memperkuat pelaksanaan kegiatan pembinaan agar berjalan secara terarah serta memberikan manfaat kepada para peserta.
Kehadiran Laboratorium Komputer diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran yang produktif sekaligus membuka wawasan Warga Binaan terhadap perkembangan dunia digital. Dengan demikian, masa pembinaan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh kemampuan baru yang relevan dengan kebutuhan kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan dapat terus berkembang mengikuti kemajuan zaman. Teknologi tidak hanya dipandang sebagai sarana komunikasi dan informasi, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Melalui pembinaan berbasis teknologi tersebut, Lapas Kelas IIA Salemba berupaya memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, serta siap beradaptasi dengan kehidupan masyarakat di era digital. (ril)