Benahi RSUD Prabumulih, H. Arlan: Tahun Depan Hutang Harus Lunas

 Benahi RSUD Prabumulih, H. Arlan: Tahun Depan Hutang Harus Lunas

PRABUMULIH, KORANPLUS.COM – Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menargetkan seluruh utang RSUD Prabumulih yang semula mencapai Rp31 miliar dapat dilunasi pada tahun depan. Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Prabumulih akan menerapkan langkah efisiensi yang berlaku bagi seluruh pegawai RSUD demi memperkuat keuangan rumah sakit sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan H. Arlan kepada awak media usai memimpin rapat evaluasi bersama jajaran RSUD Prabumulih di Guest House Rumah Dinas Wali Kota, Senin (6/7/2026).

Menurut H. Arlan, sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Prabumulih, utang RSUD telah berhasil dikurangi sekitar Rp11 miliar dari total utang Rp31 miliar.

“Kita menargetkan tahun depan seluruh utang RSUD sudah lunas. Karena itu saya mengajak Direktur RSUD beserta seluruh pegawai untuk bersama-sama melakukan efisiensi,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan efisiensi tersebut akan diberlakukan kepada seluruh pegawai RSUD sebagai upaya memperbaiki kondisi keuangan rumah sakit agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Apabila seluruh utang telah terselesaikan, dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) nantinya dapat difokuskan untuk pembangunan gedung, pengadaan alat kesehatan, penambahan dokter, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

H. Arlan juga menjelaskan, berdasarkan masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pegawai RSUD yang telah menerima gaji dari Pemerintah Kota Prabumulih, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) maupun insentif BLUD, perlu dilakukan penyesuaian sebagai bagian dari efisiensi.

“Sesuai arahan KPK, ke depan harus dipilih salah satu, apakah menerima TPP atau insentif BLUD. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh pegawai dan akan segera diterapkan setelah mekanismenya disiapkan. Tujuannya untuk menciptakan efisiensi anggaran sehingga pelayanan kesehatan di RSUD Prabumulih semakin baik,” tegasnya.

Ia berharap melalui langkah efisiensi tersebut, kondisi keuangan RSUD semakin sehat, utang dapat segera dilunasi, dan dana BLUD ke depan dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan gedung, pengadaan peralatan kesehatan, penambahan dokter, serta peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *