Dijuluki Malaikat dari Nanjing, Chen Si Rutin Patroli Jembatan Sungai Yangtze dan Selamatkan Lebih dari 400 Nyawa

 Dijuluki Malaikat dari Nanjing, Chen Si Rutin Patroli Jembatan Sungai Yangtze dan Selamatkan Lebih dari 400 Nyawa

KORANPLUS.COM – Di atas bentangan sepanjang tiga kilometer yang melintasi Sungai Yangtze, ada satu sosok yang memilih berdiri di sisi kehidupan. Namanya Chen Si, pria yang dijuluki Angel of Nanjing karena dedikasinya mencegah percobaan bunuh diri di Jembatan Sungai Yangtze Nanjing, salah satu lokasi dengan angka percobaan bunuh diri tertinggi di dunia.

Lahir di Suqian, Provinsi Jiangsu, Chen Si berasal dari keluarga miskin dan berhenti sekolah sejak remaja. Ia pernah hidup sebagai pekerja migran dengan tekanan ekonomi dan mental yang berat. Pengalaman hidup keras itu yang kemudian membentuk empatinya terhadap orang-orang yang berada di titik terendah.

Chen Si dikenal sebagai “Angel of Nanjing” karena dedikasinya mencegah bunuh diri di Jembatan Sungai Yangtze. Foto: Istimewa

Pertemuan pertamanya dengan seseorang yang hendak bunuh diri terjadi sekitar tahun 2000. Momen itu mengubah arah hidupnya. Pada 19 Desember 2003, ia mulai secara rutin datang setiap akhir pekan ke jembatan tersebut, memantau orang-orang yang tampak gelisah atau berdiri terlalu dekat dengan pagar pembatas.

Dengan sepeda motor listrik, ia menyusuri jembatan, memperhatikan bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Jika melihat tanda mencurigakan, ia mendekat dan membuka percakapan. Tanpa pelatihan psikologi formal, Chen Si mengandalkan empati dan kemampuan mendengarkan.

Pendekatannya sederhana: tidak menghakimi, tidak menggurui, hanya mendengarkan dan meyakinkan bahwa hidup masih punya peluang untuk berubah. Dalam banyak kasus, ia bahkan menarik langsung seseorang yang sudah berada di tepi pagar agar menjauh dari bahaya.

Bantuannya tidak berhenti di lokasi. Ia sering mengajak mereka makan, memberi ongkos pulang, membantu mencarikan tempat tinggal sementara, bahkan membantu mencari pekerjaan. Beberapa orang tetap ia hubungi lewat telepon untuk memastikan mereka tidak kembali ke titik putus asa.

Hingga kini, Chen Si disebut telah menyelamatkan lebih dari 400 orang, dengan sejumlah laporan menyebut angka sekitar 469 jiwa. Dedikasinya diabadikan dalam film dokumenter Angel of Nanjing yang dirilis pada 2015, memperlihatkan secara langsung interaksinya dengan orang-orang di ambang kematian.

Tugas ini tentu tidak ringan. Chen Si mengaku beban mental dari mendengar begitu banyak kisah penderitaan sangat besar. Ia juga pernah gagal menyelamatkan beberapa orang, pengalaman yang meninggalkan luka batin mendalam.

Namun setiap akhir pekan, ia tetap kembali ke jembatan. Bagi Chen Si, satu nyawa yang terselamatkan sudah cukup untuk membuat semua lelah dan rasa sakit terasa bermakna.

Di tengah kota besar yang sibuk dan sering terasa dingin, kehadirannya menjadi pengingat bahwa satu orang dengan kepedulian dan keberanian bisa benar-benar mengubah hidup banyak orang.

Jika Anda atau orang di sekitar Anda sedang mengalami tekanan psikologis atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan bantuan profesional atau fasilitas kesehatan terdekat. Dukungan selalu tersedia.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *