Piala Dunia 2026 – Penembakan Misterius Guncang Lokasi ‘Watch Party’ Populer di California

 Piala Dunia 2026 – Penembakan Misterius Guncang Lokasi ‘Watch Party’ Populer di California

San Pedro Square, salah satu dari beberapa tempat di wilayah San Francisco Bay Area yang kerap dipadati lautan manusia untuk menggelar ‘watch party’ (nobar) meriah yang menayangkan pertandingan Piala Dunia melalui layar-layar besar. Foto: Daily Mail

KORANPLUS.COM – Satu orang tewas dan satu orang lainnya mengalami luka serius pada Minggu (28/6) waktu setempat dalam insiden penembakan di sebuah tempat hiburan populer di San Jose, California, yang selama ini menjadi lokasi zona suporter (fan zone) untuk nonton bareng pertandingan Piala Dunia, demikian pernyataan pihak kepolisian.

Tidak ada pertandingan Piala Dunia yang sedang ditayangkan saat penembakan itu terjadi, mengingat satu-satunya pertandingan turnamen yang dijadwalkan pada hari itu telah selesai sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

“Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kedua telah dilarikan ke rumah sakit setempat dengan luka yang mengancam nyawa,” kata kepolisian San Jose dalam sebuah unggahan di platform media sosial X. “Insiden ini sedang diselidiki sebagai kasus pembunuhan. Beberapa ruas jalan di sekitar area tersebut kini ditutup.”

Peristiwa ini terjadi di San Pedro Square, salah satu dari beberapa tempat di wilayah San Francisco Bay Area yang kerap dipadati lautan manusia untuk menggelar ‘watch party’ (nobar) meriah yang menayangkan pertandingan Piala Dunia melalui layar-layar besar.

Wilayah Bay Area sendiri sejauh ini telah menggelar lima pertandingan Piala Dunia, dengan laga terakhir antara Bosnia dan tim tuan rumah bersama, Amerika Serikat.

Seorang jurnalis Reuters di lokasi kejadian melihat penjagaan ketat dari pihak kepolisian, puluhan kendaraan polisi, dan seorang korban di atas tandu yang sebagian tubuhnya tertutup kain putih sedang dilarikan keluar dari area tersebut oleh petugas berseragam.

Tempat kejadian perkara langsung diberi garis polisi dan sebagian besar bar di kawasan tersebut memilih tutup setelah insiden mencekam itu terjadi.

Seorang petugas keamanan (satpam) wanita, yang menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media, mengatakan bahwa dirinya melihat langsung korban yang terluka dalam kondisi kritis.

“Orang itu masih merintih dan mengerang kesakitan. Ada darah di sekitar leher dan punggung atasnya,” kata dia. “Polisi sedang meminta keterangan dari pihak keamanan dan beberapa saksi mata.”

Sebagai informasi, saat ini terdapat puluhan zona suporter (fan zone) yang tersebar di seluruh wilayah Bay Area.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *