Ryan Garcia Usul Double Feature Raksasa Bersama David Benavidez dan Jai Opetaia di Las Vegas Tahun Depan

 Ryan Garcia Usul Double Feature Raksasa Bersama David Benavidez dan Jai Opetaia di Las Vegas Tahun Depan

Ryan Garcia dan Teofimo Lopez Jr secara lisan sepakat untuk duel unifikasi.

KORANPLUS.COM – Mengapa Ryan Garcia menyebut nama Teofimo Lopez Jr sebagai lawan yang ingin dia hadapi setelah penampilannya yang gemilang ketika menghentikan Conor Benn hanya dalam 2 ronde?

Jawabannya sederhana. Karena duel ini dipastikan akan sangat menjual. Pertama Ryan Garcia juara kelas welter WBC. Teofimo Lopez Jr juara kelas welter WBA. Keduanya sama-sama punya mulut ember untuk mempromosikan duel mereka.

Sementara sabuk IBF digenggam Liam Paro. Duel ini dipastikan kurang menarik. Lalu, Devin Haney menggenggam sabuk WBO. Haney pernah dipermalukan Garcia, meskipun kemudian dinyatakan no-contest karena Garcia terkena kasus doping dan kelebihan berat badan.

Duel Garcia vs Lopez, dalam scenario Garcia sendiri, bisa digelar pada pekan Cinco de Mayo (5 Mei) tahun depan. Nilai jual pertarungan ini dipastikan sangat tinggi.

Lopez sendiri hadir di sisi ring dan menyaksikan kemenangan Garcia. Ia bahkan secara verbal langsung memberikan persetujuan untuk menggelar duel.

“Saya ingin melakukan duel unifikasi melawan Teofimo, itulah langkah selanjutnya,”  katanya lugas pascaduel lawan Benn.

“Ini adalah pertarungan besar. Teo adalah petinju yang menghibur dan petarung yang tangguh, jadi masa promosinya akan sangat seru.”

Seorang wartawan mengusulkan dual-card (dua laga utama) yang menghadirkan juara dunia kelas jelajah unifikasi WBA dan WBO, David Benavidez.

Garcia percaya bahwa duel dirinya melawan Lopez yang dipadukan dengan pertemuan sengit antara Benavidez dan Jai Opetaia bakal menjadi ajang yang memecahkan rekor.

“Jika Turki (Alalshikh) atau Zuffa bisa mewujudkannya, ya kenapa tidak?

“Saya pikir itu akan menjadi ajang yang sangat besar pada akhir pekan Cinco De Mayo. Saya rasa itu akan mengguncang internet.”

“Dan saya pikir itu juga bisa menjadi sajian double feature dengan penjualan tertinggi sepanjang masa.”

Baik Benavidez maupun Garcia sama-sama memiliki kewarganegaraan ganda (AS dan Meksiko), serta merupakan dua superstar terbesar di dunia tinju saat ini.

Menampilkan keduanya dalam satu kartu pertandingan di akhir pekan legendaris yang biasanya dipuncaki oleh Canelo Alvarez bisa menjadi peluang komersial yang luar biasa.

Namun, Lopez Jr saat ini kemungkinan akan diperintahkan untuk bertarung mempertahankan gelarnya melawan petinju Inggris, Jack Catterall sebagai juara regular WBA di bawah Lopez Jr.

Oleh karena itu, ia mungkin perlu menawarkan uang kompensasi (step-aside money) kepada Catterall.

Opetaia sendiri bertarung dan menang di ajang yang sama dengan Garcia pada akhir pekan lalu, serta telah sepakat secara lisan untuk bertarung melawan Benavidez.

‘The Monster’ (Opetaia) diperkirakan akan bertanding sekali lagi sebelum akhir tahun 2026 sebelum siap tampil pada tahun depan.***

 

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *