Tyson Fury Tuding Anthony Joshua Lari dari Pertarungan. Alihkan Perhatian ke Trilogi Lawan Usyk
Tyson Fury (kiri) dan Anthony Joshua.
KORANPLUS.COM – Tyson Fury mengklaim bahwa rencana pertarungan sengitnya dengan Anthony Joshua dipastikan batal. Fury menyebut rival lamanya di dunia tinju itu ‘ketakutan setengah mati’.
Fury dan Joshua selalu berada dalam jalur persaingan sepanjang karier mereka, sampai belakangan muncul klaim bahwa keduanya akan menyelesaikan perselisihan mereka di atas ring pada November.
Namun, hingga kini, rencana itu masih sangat abu-abu. Perundingan berjalan alot, termasuk penentuan tempat apakah di Inggris atau Amerika Serikat. Belakangan, diduga Joshua tampaknya mengubah pikirannya. Fury pun menggunakan media sosialnya untuk mengklaim bahwa Joshua pada dasarnya memang tidak berani menghadapinya.
Dalam unggahan media sosial pada Minggu (6/9), petinju berusia 38 tahun tersebut bilang: “Jadi, sepertinya AJ ketakutan lagi. Setelah 11 tahun, dia akhirnya ketakutan lagi.”
Dalam kesempatan yang sama, Fury kemudian mengalihkan perhatiannya ke rival lamanya, Oleksandr Usyk—meskipun ia menelan kekalahan dalam dua pertemuan pada 2024. Ia menambahkan: “Jadi ini hanya mengarahkan saya ke pertarungan melawan Oleksandr Usyk.”
“Oleksandr, kamu adalah pelatihnya, gurunya, dan kamu tahu dia itu sosok bermental lemah yang tidak akan pernah berani melawan Gypsy King—hal yang cuma kamu yang punya keberanian melakukannya dua kali… dua kali. Dan kamu tahu betul betapa sulitnya bertarung di dalam sana.”
“Dengar, kamu mendapatkan keputusan juri terakhir kali, fair play untukmu, semoga kamu beruntung. Tapi mari kita lakukan lagi. Mari kita gelar laga ulang di November.”
“Bola sekarang ada di tanganmu, Oleksandr. Apakah kamu ingin bertarung melawan saya tahun ini, di tahun 2026? Atau kamu mau menyudahinya? Beritahu saya, karena saya sekarang sedang mencari lawan baru.”
Joshua sendiri belum memberikan respons atas klaim Fury tersebut. Situasi ini muncul di tengah asumsi bahwa antusiasme penggemar tinju mungkin kurang bergairah untuk melihat duel trilogi antara Fury dan Usyk, mengingat betapa dominannya The Cat (julukan Usyk) saat mengalahkan Fury dua tahun lalu.
Keduanya pertama kali berhadapan di Riyadh pada Mei 2024, di mana Fury mempertaruhkan gelar kelas berat WBC demi merebut koleksi sabuk WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO milik Usyk. Usyk keluar sebagai juara dunia tak terbantahkan malam itu setelah menang angka split, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 22-0.
Laga ulang langsung digelar pada Desember, di mana Usyk mengunci kemenangan dengan angka mutlak atas Fury untuk menghapus segala keraguan dari pertemuan pertama mereka. Fury sempat memilih pensiun dari dunia tinju tak lama setelahnya, karena merasa tidak beruntung dengan penilaian juri di laga kedua tersebut.
Meski demikian, Gypsy King telah kembali ke atas ring dan sudah bertanding dua kali sepanjang 2026 ini. Fury menang angka mutlak atas Arslanbek Makhmudov pada April, sebelum menghentikan Mariusz Wach di ronde 7 pada pertarungan mereka di bulan Juli.
Apakah para penggemar akhirnya bisa menyaksikan duel yang telah lama dinanti antara Fury dan Joshua pada musim dingin ini masih belum pasti. Namun yang jelas, bola kini berada di tangan Joshua untuk merespons dan mewujudkan pertarungan tersebut.***
(Wales Online)