Munchen Akhiri Puasa Kemenangan 25 Tahun di Stadion Bernabeu
Luiz Diaz Sumbang Gol Kemenangan Munchen Atas Madrid. Foto: Fcbayern.com
KORANPLUS.COM – Kemenangan 2-1 Bayern Munchen atas Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions Eropa tak hanya menjadi modal berharga untuk menggapai tiket ke semifinal. Bagi Munchen, hasil itu mengakhiri puasa kemenangan mereka di Stadion Bernabeu selama 25 tahun.
Bayern Munchen terakhir kali menang di Santiago Bernabeu pada 1 Mei 2001 di semifinal Liga Champions, dengan skor 1-0, lewat gol tunggal striker asal Brasil, Giovane Elber. Sejak itu Munchen seperti kena kutukan kalah tiap kali bertanding di Bernabeu.
Laga leg pertama pada Rabu (8/4) dini hari WIB, berlangsung seru sejak menit awal. Menit 9, Munchen nyaris mencetak gol pembuka, andai sontekan Dayot Upamecano tidak dihalau Alvaro Carreras. Real Madrid balik mengancam pada menit ke-16, lewat aksi Kylian Mbappe yang masih bisa diamankan kiper Manuel Neuer.
Munchen akhirnya mencetak gol pembuka lewat tembakan Luis Diaz pada menit ke-41 usai memanfaatkan assist Serge Gnabry. Skor 1-0 pun bertahan hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, gawang Madrid Kembali jebol. Harry Kane berhasil menggandakan keunggulan Munchen hanya 20 detik babak kedua berjalan. Sepakan terukur striker Timnas Inggris itu gagal dihalau kiper Andriy Lunin.
Tertinggal dua gol Los Blancos tingkatkan intensitas serangan, demi memburu gol pembuka. Upaya itu pun berbuah hasil di menit ke-74. Umpan silang Alexander-Arnold dari sisi kanan, sukses dimaksimalkan Mbappe untuk memperkecil skor menjadi 1-2.
Di sisa pertandingan, Madrid terus menggempur pertahanan Munchen, namun sayang tidak ada gol yang tercipta, begitu pun Munchen menciptakan peluang berbahaya yang masih belum membuahkan hasil. Hingga wasit meniupkan peluit Panjang skor 2-1 untuk Munchen tetap bertahan.
Pelatih Munchen, Vincent Kompany bangga dengan kemenangan timnya di kandang Madrid, dan tetap optimis untuk pertandingan leg kedua.
“Saya ingin para pemain kami tahu bahwa mereka telah menang di Bernabéu. Itu sangat berarti, kita harus membawa kemenangan itu. Itu menunjukkan bahwa kita bisa mencapai banyak hal”, ujar Kompany di situs resmi fcbayern.com.
Kekalahan ini membuat Madrid harus menang dengan selisih dua gol di leg kedua, sementara bagi Munchen hasil seri sudah cukup untuk melangkah ke semifinal.
Sementara, Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, masih yakin jika timnya mampu membalikkan keadaan di kandang Munchen.
“Jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid”.
“Kami akan punya waktu beberapa hari untuk mempersiapkan diri dengan baik, dan itulah yang akan kami fokuskan. Kami akan belajar banyak dari apa yang terjadi dan dari cara mereka bermain”.
“Dengan kepercayaan diri pada para pemain kami, kami akan pergi ke Jerman. Siapa pun yang tidak percaya bisa tetap di Madrid, karena kami akan mengerahkan semua kemampuan untuk meraih kemenangan di Jerman”, ujar Arbeloa di laman resmi Real Madrid.com.