ASEAN Futsal Championship 2-26 – Vietnam Dibikin Bertekuk Lutut! Gempuran Skuad Garuda Segel Tiket Final

 ASEAN Futsal Championship 2-26 – Vietnam Dibikin Bertekuk Lutut! Gempuran Skuad Garuda Segel Tiket Final

Timnas Futsal Indonesia ke final ASEAN Ftsal Championship setelah gusur Vietnam 3-2. Foto: Federasi Futsal Indonesia.

KORANPLUS.COM – Tim Nasional Futsal Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang dengan memastikan satu tempat di partai puncak ASEAN Futsal Championship 2026.

Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda menumbangkan rival bebuyutan, Vietnam, dalam duel semifinal yang berlangsung dengan tensi tinggi di Nonthaburi Hall, Bangkok, Jumat (10/4). Skor tipis 3-2 menjadi saksi perjuangan heroik pasukan Merah Putih di lapangan kayu.

Panggung Andarias Kareth

Sejak kick-off dimulai, anak asuh Pelatih Kepala Héctor Souto langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan kecepatan dan kolektivitas tim, Indonesia sukses mengurung pertahanan Vietnam di paruh pertama.

Hasilnya luar biasa, bintang masa depan Indonesia, Andarias Kareth, menjadi momok bagi lini belakang Vietnam. Kareth berhasil memborong dua gol sekaligus (brace) masing-masing pada menit ke-9 dan ke-13.

Keunggulan dua gol tanpa balas ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, memberikan angin segar bagi kubu Indonesia.

Jual Beli Serangan dan Ketegangan Memuncak

Memasuki paruh kedua, Vietnam yang kini ditangani pelatih kawakan Diego Raul Giustozzi, mencoba mengubah taktik. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-22 ketika Nguyen Da Hai sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Namun, kegembiraan kubu Vietnam hanya berumur satu menit.

Pada menit ke-23, penyerang tajam Indonesia, Muhammad Sanjaya, membalas dengan gol spektakuler yang kembali memperlebar jarak menjadi 3-1.

Pertandingan semakin “mendidih” saat pemain Vietnam, Trinh Cong Dai, mencetak gol pada menit ke-30 yang mengubah skor menjadi 3-2.

Di sepuluh menit terakhir, Indonesia dipaksa bekerja ekstra keras menahan gempuran bertubi-tubi pemain Vietnam. Namun, kedisiplinan barisan pertahanan yang dipimpin oleh kapten sekaligus penjaga gawang Muhammad Albagir tampil sangat solid.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan Indonesia.

Kematangan Mentalitas PFL

Dalam laga hidup-mati ini, Coach Hector menurunkan starting five terbaiknya yang merupakan pemain-pemain yang tertempa ketat di kompetisi Profesional Futsal League (PFL).

Selain Albagir di bawah mistar, tim diperkuat oleh kombinasi maut Dewa Rizki Amanda, Andres Dwi Persada Putra, Andarias Kareth, dan Guntur Sulistyo Ariwibowo.

Kematangan mentalitas mereka terbukti mampu mengatasi tekanan besar di panggung internasional.

Keberhasilan menyingkirkan Vietnam membawa harapan besar bagi pecinta futsal tanah air. Federasi Futsal Indonesia (FFI) terus memohon doa dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia agar Skuad Garuda dapat tampil maksimal di partai final dan menuntaskan misi membawa pulang trofi ASEAN Futsal Championship 2026 ke Tanah Air.

Di final, Indonesia akan berjumpa Thailand yang di laga semifinal mengalahkan Australia 4-3.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *