Pecah! Tyson Fury Kembali Jadi ‘Sang Pemburu’: Makhmudov, AJ, dan Usyk Masuk Daftar Target Eksekusi

 Pecah! Tyson Fury Kembali Jadi ‘Sang Pemburu’: Makhmudov, AJ, dan Usyk Masuk Daftar Target Eksekusi

Tyson Fury siapkan 3 duel sebelum akhirnya benar-benar pensiun.

KORANPLUS.COM – Tyson Fury kembali menarik kata-katanya tentang pensiun. Kali ini, “The Gypsy King” menegaskan bahwa kembalinya ia ke atas ring bukanlah sekadar mencari sensasi sesaat atau uang receh, melainkan sebuah bab terakhir yang terencana dengan matang: tiga pertarungan, tiga pembuktian, dan satu ambisi besar untuk menegaskan kembali warisannya di dunia tinju kelas berat.

Rencana ini terasa sangat jelas di tengah kekacauan yang sering menyelimuti kariernya. Fury tidak lagi mengejar sabuk juara secara tradisional, melainkan mengejar kendali narasi dan penyelesaian atas rivalitas yang telah menggantung selama bertahun-tahun.

Laga Pertama: Arslanbek Makhmudov – Kembalinya Sang Pemburu

Langkah awal Fury dimulai Sabtu (11/4) malam ini atau Minggu (12/4) WIB melawan petarung berbahaya, Arslanbek Makhmudov (21-2, 19 KO). Setelah 16 bulan menepi, Fury tidak memosisikan diri sebagai pemain yang berhati-hati, melainkan sebagai “pemburu”.

“Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, saya adalah pemburu… dan ketika saya menjadi pemburu di masa lalu, saya selalu menghancurkan lawan-lawan saya,” tegas Fury dalam konferensi pers di Stadion Tottenham Hotspur.

Laga Kedua: Anthony Joshua – Duel 10 Tahun yang Tertunda

Jika berhasil melewati Makhmudov, target berikutnya adalah Anthony Joshua (AJ). Duel sesama petarung Inggris ini telah didiskusikan selama satu dekade namun selalu kandas karena masalah kontrak dan promotor.

Kini, momentum kembali terbangun. Kabarnya, kontrak awal mulai dibahas dengan lokasi yang masih misterius—bahkan muncul saran tak terduga di Dublin, meski duel sebesar ini hampir pasti harus digelar di Inggris.

Laga Ketiga: Oleksandr Usyk – Urusan yang Belum Selesai

Babak final dalam benak Fury haruslah melawan Oleksandr Usyk. Dua kekalahan sebelumnya dari Usyk masih menjadi duri dalam daging bagi Fury.

Secara publik, ia tetap merasa tidak kalah dan ingin memperbaiki persepsi dunia lewat duel ketiga. Rivalitas ini masih sangat panas, terlihat dari komentar kasar Fury saat ditanya soal Usyk pekan ini.

Menariknya, Usyk pun menyambut tantangan ini demi menutup era ini dengan pertarungan terbesar secara komersial.

Laga Terberat: Menaklukkan Hati Paris Fury

Di luar ring, Fury menghadapi lawan paling tangguh yang tidak bisa ia pukul atau gertak: istrinya, Paris Fury.

Paris sudah lama menginginkan Fury pensiun. Kabarnya, Paris sempat melakukan aksi “diam seribu bahasa” selama berhari-hari saat mendengar Fury batal pensiun.

Menyeimbangkan kamp pelatihan selama 16 pekan dengan kehidupan keluarga akan menjadi negosiasi tersulit dalam karier Fury.

Waspada ‘Lubang’ di Tengah Jalan

Meskipun sudah punya rencana matang, divisi kelas berat selalu penuh kejutan. Nama-nama seperti Fabio Wardley (pemenang duel melawan Daniel Dubois) dan Agit Kabayel muncul sebagai ancaman yang bisa merusak skenario Fury.

Menariknya, Fury secara tegas menghindari prospek melawan bintang muda tak terkalahkan, Moses Itauma, yang ia anggap sebagai risiko tinggi dengan keuntungan kecil bagi posisinya saat ini.

Jika Fury mampu membuktikan ucapannya, tiga pertarungan ke depan tidak hanya akan menutup kariernya, tapi akan mendefinisikan bagaimana dunia mengingat namanya selamanya.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *