Diduga Korsleting Listrik, Rumah Makan Pindang Pegagan di RKT Terbakar

 Diduga Korsleting Listrik, Rumah Makan Pindang Pegagan di RKT Terbakar

PRABUMULIH, KORANPLUS.COM – Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus bangunan usaha Rumah Makan Pindang Pegagan yang berada di Jalan Raya Prabumulih–Baturaja, Dusun I, Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.15 WIB tersebut membuat pemilik bangunan panik setelah api tiba-tiba membesar saat dirinya sedang beristirahat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bernama Bakri Isbandi (75), warga Jalan Baturaja RT 01 RW 01, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan. Saat kejadian, korban tengah tidur di dalam rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha rumah makan.

Korban terbangun setelah menyadari adanya kobaran api yang telah membesar di dalam bangunan. Mengetahui kondisi tersebut, korban segera menyelamatkan diri dan berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan membantu proses evakuasi sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Prabumulih tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Berkat kerja cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIB.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhani SH SIK MSi melalui Kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT), Ipda Wendy Kurniawan SPsi MH, mengatakan setelah menerima laporan adanya kebakaran, personel piket Polsek RKT bersama Tim Identifikasi Polres Prabumulih langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta membantu proses penanganan di tempat kejadian perkara.

“Begitu mendapat informasi, anggota langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi aman serta melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Ipda Wendy.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi di lokasi, kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha secara berkala. Pastikan penggunaan peralatan listrik sesuai standar keamanan guna menghindari risiko kebakaran,” tambahnya.

Petugas yang melakukan pengecekan di lokasi terdiri dari Kanit Reskrim Polsek RKT Aipda M. Agustino SH, Ka SPKT Aipda Perli Idrahmin, anggota piket Reskrim Aipda Donny DC SH, serta Tim Identifikasi Polres Prabumulih yang dipimpin Bripka Albert D.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan sebagian bangunan rumah makan beserta isinya sehingga menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp130 juta.

Sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan antara lain Doli Aritonang dan Netty Solbana. Sementara korban diketahui bernama Bakri Isbandi.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan pengamanan lokasi, pendataan, serta pembuatan laporan polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (ril)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *