Devin Haney Sebut Gervonta Davis ‘Bokek’, ‘Tank’ Balas Pamer Tumpukan Dolar, Isyarat Duel Pecah

 Devin Haney Sebut Gervonta Davis ‘Bokek’, ‘Tank’ Balas Pamer Tumpukan Dolar, Isyarat Duel Pecah

Gervonta Davis siap naik ring lagi?

KORANPLUS.COM – Setelah absen dari ring selama hampir 16 bulan, juara dunia di tiga kelas berbeda asal Baltimore, Gervonta Davis, dilaporkan sedang mempertimbangkan duel akbar melawan juara kelas welter yang belum terkalahkan, Devin Haney.

Langkah ini sekaligus menandakan rencana Davis untuk meninggalkan kelas ringan dan mempertimbangkan pergantian pelatih.

Ketegangan dimulai pada Senin (22/6), melalui saling sindir di media sosial. Menggunakan akun “X” (Twitter) barunya yang tampaknya bernama “Gmoney”, Davis menulis, “Saya mengincar si hidung besar… mari kita mulai.”

Menanggapi hal itu, Haney yang memegang rekor 33-0 (15 KO) membalas, “Kamu bokek… sangat butuh uang,” dan meminta Davis untuk “menyuruh Al [Haymon, pendiri Premier Boxing Champions] menelepon.”

Haney, yang merupakan juara kelas welter WBO, kemudian menulis dalam postingan terpisah, “Saya pikir Gervonta mulai punya keberanian. Timnya sudah menghubungi! Kami mungkin benar-benar akan bertarung!”

Pihak lain yang mengetahui situasi Davis-Haney membenarkan adanya ketertarikan dari kedua belah pihak untuk menggelar pertarungan antara dua mantan juara kelas ringan tersebut.

Mereka adalah petinju yang pernah disebut oleh juara kelas welter saat ini, Ryan Garcia, sebagai bagian dari “Four Horsemen” (Empat Penunggang Kuda), yang juga mencakup juara di dua kelas berbeda, Teofimo Lopez.

Namun, keputusan Haney untuk beralih menghadapi Gervonta Davis membuatnya berisiko dicopot dari gelarnya oleh WBO. Organisasi tersebut diperkirakan akan memerintahkan Haney pada awal Juli nanti untuk bernegosiasi dengan penantang wajib dan peringkat teratas, Keyshawn Davis.

Pada 5 Juni, WBO telah memberi tahu ayah sekaligus manajer dan pelatih Haney, Bill Haney, serta pengacara sang petinju mengenai kewajibannya untuk menghadapi lawan wajib, Keyshawn Davis. Di sisi lain, nama Gervonta Davis sendiri saat ini tidak masuk dalam daftar peringkat kelas welter WBO.

Sementara itu, Floyd Schofield Snr, ayah sekaligus pelatih dari penantang teratas kelas ringan WBA, Floyd Schofield Jnr, mengatakan kepada BoxingScene pada Senin (22/6). bahwa dia telah mendapat informasi bahwa WBA akan mencopot status Davis sebagai “champion in recess” (juara yang sedang nonaktif) di kelas ringan pada akhir pekan ini.

Langkah ini memberikan lampu hijau bagi Schofield Jnr yang berusia 23 tahun (19-0, 13 KO) untuk mengatur pertarungan perebutan gelar WBA melawan penantang peringkat kedua, Lucas Bahdi (20-0, 15 KO).

“Saya senang mereka akhirnya membuka kembali persaingan di divisi ini,” kata Schofield Snr.

Meskipun demikian, promotor Schofield Jnr, Oscar De La Hoya, mengindikasikan dalam siaran DAZN pada Sabtu (20/6), bahwa duel Davis vs Schofield tidak akan terjadi dalam waktu dekat, terlepas dari upaya-upaya yang telah dilakukan baru-baru ini untuk mewujudkan pertarungan tersebut.

Kembali ke perseteruan di media sosial, akun “Gmoney” membalas Haney dengan mengunggah foto tumpukan uang kertas $100 dan sebuah jam tangan mewah lansiran desainer terkenal, sembari menulis: “Saya benar-benar kaya… saat kamu baru mulai merintis, saya sudah jauh di depanmu… Saya akan tunjukkan kepada dunia bahwa kamu cuma bocah… Tidak usah banyak bicara lagi. Sampai jumpa.”

Haney juga memberi tahu salah satu pengikutnya di “X” bahwa dia tidak akan menyetujui klausul rehidrasi (rehydration clause), yang dapat membatasi berat badannya pada malam pertandingan setelah mereka menyepakati batas berat badan yang dinegosiasikan.

Schofield Snr berspekulasi bahwa Davis yang bertinggi badan 5 kaki 5 setengah inci (sekitar 166 cm) sangat mampu bertarung di kelas welter, mengingat ia pernah memenangkan sabuk juara di kelas kelas ringan super pada 2021.

Rumor duel ini mencuat setelah Davis seolah “tenggelam” pasca hasil imbang kontroversialnya dengan Lamont Roach Jnr di New York pada 1 Masret 2025. Selain itu, ia juga didera masalah hukum terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap mantan pasangannya, yang menyebabkan Davis kehilangan kesempatan melakoni laga eksibisi menguntungkan melawan Jake Paul tahun lalu.

Menghadapi tuntutan pidana aktif dan gugatan perdata atas kasus tersebut, Davis yang kini berusia 31 tahun harus pintar-pintar mengatur jadwal latihannya di sela-sela kewajiban menghadiri persidangan.

Abraham Gonzalez dari Fights Around the World juga menjadi yang pertama melaporkan pada

Senin bahwa Davis kemungkinan akan menunjuk Jose Benavidez Snr sebagai pelatih barunya.

BoxingScene mendapatkan informasi bahwa ada ketertarikan dari Premier Boxing Champions untuk mempertemukan Davis dengan ayah sekaligus pelatih dan manajer dari juara tiga divisi, David Benavidez. Meski begitu, kesepakatan tersebut belum sepenuhnya final dan jadwal pelatihan masih belum pasti.

Benavidez senior saat ini melatih putranya di Miami dan baru saja meresmikan sasana baru di Seattle. Ia juga sedang dalam proses membeli Central Boxing Gym yang bersejarah di Phoenix, tempat di mana Mike Tyson dulu pernah berlatih.

Seorang sumber yang dekat dengan situasi tersebut mengatakan bahwa akan sangat ideal untuk membawa Davis keluar dari Baltimore—tempat ia bekerja dengan pelatih lamanya, Calvin Ford—dan membiarkannya bersiap dengan lebih sedikit gangguan di Phoenix atau Seattle.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *