Mental Baja, Diwarnai Protes Keras Hector Souto, Timnas Futsal U-17 Petik Pelajaran Mahal dari Spanyol

 Mental Baja, Diwarnai Protes Keras Hector Souto, Timnas Futsal U-17 Petik Pelajaran Mahal dari Spanyol

Timnas Futsal Indonesia U17 tampil di Spanyol. Foto: KFI

KORANPLUS.COM – Tim Nasional Futsal U-17 Indonesia memetik pelajaran berharga usai melakoni laga uji coba level tertinggi melawan raksasa futsal dunia, Spanyol, dalam ajang IV Torneo Internacional U17 – VI Nations, Rabu (24/6).

Menghadapi salah satu kekuatan utama jagat futsal, skuad muda Merah Putih harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir kalah 0-4.

Meski kalah secara skor, jalannya pertandingan yang dimulai pukul 17.30 waktu setempat ini menjadi parameter krusial bagi perkembangan taktik anak-anak asuh Amril Daulany.

Walau terus ditekan dengan intensitas permainan tinggi khas Spanyol, armada muda Indonesia memperlihatkan daya juang luar biasa dan pantang menyerah.

Spanyol bahkan tidak bisa meremehkan determinasi lini serang Indonesia. Dalam sebuah momen krusial, serangan balik cepat yang dibangun Indonesia memaksa pemain Spanyol bernomor punggung 11 melakukan pelanggaran keras demi menghentikan peluang emas tersebut, yang berbuah kartu kuning dari wasit.

Tensi panas tidak hanya terjadi di dalam lapangan, tetapi juga menjalar ke pinggir lapangan.

Bentuk proteksi dan dedikasi total ditunjukkan oleh Kepala Ekspedisi Timnas, Hector Souto. Demi membela hak dan menjaga mentalitas para pemain di atas lapangan, Souto sempat melayangkan protes keras terhadap keputusan teknis wasit dari technical area, yang membuatnya ikut diganjar kartu kuning.

Aksi ini menjadi bukti nyata keseriusan dan gairah tinggi jajaran ofisial dalam mengawal perjuangan Garuda Muda di kancah internasional.

Partisipasi dalam turnamen IV Nations U-17 ini merupakan bagian integral dari roadmap jangka panjang Federasi Futsal Indonesia (FFI) dalam pembinaan usia dini. Bertanding melawan negara dengan tradisi futsal sekuat Spanyol memberikan exposure serta bahan evaluasi taktis yang tak ternilai demi membentuk karakter pemain masa depan Indonesia.***

 

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *