Waspada Dampak Asap Karhutla, Dinkes Prabumulih Siagakan Puskesmas

 Waspada Dampak Asap Karhutla, Dinkes Prabumulih Siagakan Puskesmas

PRABUMULIH, KORANPLUS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Surat Gubernur Sumatera Selatan Nomor 440/6743/DISKES/2026 tentang Penanganan Dampak Kesehatan Akibat Karhutla serta penyediaan layanan pengobatan gratis bagi penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas se-Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, SKM., M.Si., MMU,C, MSP, mengatakan pihaknya bersama seluruh Puskesmas siap meningkatkan kewaspadaan dan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama terhadap keluhan yang berkaitan dengan kualitas udara dan gangguan saluran pernapasan.

“Kami mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sesak atau gangguan pernapasan lainnya untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Jangan menunggu kondisi menjadi berat,” ujar Djoko.

Menurutnya, paparan asap akibat Karhutla dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan maupun penyakit kronis lainnya.

Dinkes Prabumulih juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan sejumlah langkah perlindungan diri, di antaranya mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker saat berada di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kebersihan dan ventilasi rumah.

Selain memberikan pelayanan pengobatan, jajaran Puskesmas diminta meningkatkan pemantauan kasus ISPA, edukasi kepada masyarakat, pencatatan dan pelaporan, serta melakukan koordinasi apabila ditemukan peningkatan kasus atau kondisi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Pencegahan dan deteksi dini sangat penting. Kami meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan segera memanfaatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan,” tambahnya.

Dinkes Kota Prabumulih berkomitmen terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Prabumulih, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Puskesmas dan lintas sektor dalam upaya melindungi kesehatan masyarakat dari dampak Karhutla.

Dinkes Prabumulih mengajak masyarakat mengenali gejala gangguan pernapasan, menggunakan masker saat diperlukan, dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan. Kesehatan masyarakat menjadi prioritas bersama.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *