Tekan Inflasi, Pemkot Prabumulih Gelar OPM dan Sediakan 350 Paket Sembako Murah
PRABUMULIH, KORANPLUS.COM – Operasi Pasar Murah (OPM) kembali digelar Pemerintah Kota Prabumulih sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kali ini, kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih berlangsung di Kelurahan Prabumulih, Kamis pagi (8/10/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga rela mengantre untuk mendapatkan paket sembako murah yang disediakan pemerintah dengan harga Rp102 ribu per paket.
Di tengah aktivitas warga, Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj Linda Arlan, yang juga merupakan istri Wali Kota Prabumulih H Arlan, turut hadir dan membersamai masyarakat.
Kehadiran Hj Linda Arlan menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk terus berada di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih menjadi perhatian.
Kepala Disperindag Kota Prabumulih, Muhtar Edi, S.Sos., M.Si., mengatakan, pada kegiatan OPM kali ini pihaknya menyediakan sebanyak 350 paket sembako.
Menurutnya, OPM merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam rangka pengendalian inflasi daerah, sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih dalam menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Muhtar Edi.
Adapun komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut meliputi telur ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai rawit.
Berdasarkan informasi pada papan OPM, sejumlah komoditas dijual dengan harga khusus, di antaranya telur ayam sekitar Rp11.500 per kilogram, gula pasir Rp6.000 per kilogram, minyak goreng Rp9.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp10.500 per ½ kilogram, cabai merah Rp31.500 per ½ kilogram, serta cabai rawit sekitar Rp22.000 per ½ kilogram.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga daya beli warga.
Pemkot Prabumulih melalui Disperindag pun terus mendorong berbagai langkah pengendalian harga dan inflasi agar kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau masyarakat.