Diduga Edarkan Sabu, Pria di Muara Enim Diciduk Satresnarkoba

 Diduga Edarkan Sabu, Pria di Muara Enim Diciduk Satresnarkoba

MUARA ENIM, KORANPLUS.COM – Penyalahgunaan narkoba kembali mengingatkan masyarakat bahwa barang haram ini tidak hanya merusak tubuh, tetapi juga menghancurkan masa depan, keluarga, dan harapan hidup seseorang.

Seorang pria berinisial MJ (35) kini harus berhadapan dengan hukum setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika di Kabupaten Muara Enim.

Kapolres Muara Enim Hendri Syaputra, SIK. MH, melalui Kasat Resnarkoba A. Yurico, SE. M.Si, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

“Penyalahgunaan narkotika tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kehidupan pelaku dan orang-orang di sekitarnya. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba dan melaporkan jika mengetahui adanya peredaran barang haram,” tegas Kasat Resnarkoba.

Penangkapan terjadi di depan musholla Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim, Rabu (13/5/26). Informasi masyarakat tentang dugaan transaksi narkotika membuat Satresnarkoba Polres Muara Enim langsung melakukan penyelidikan.

Petugas mengamankan MJ (35) setelah memastikan ciri-cirinya. Dari penggeledahan ditemukan satu paket sabu di saku celana pelaku dan satu handphone yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal.

Pengembangan ke rumah pelaku membuahkan hasil tambahan dua paket sabu dan plastik klip bening di lantai dua kamar.

Polisi menyita:
Tiga paket sabu (bruto 1,22 gram)
Satu ball plastik klip bening
Satu kotak kain hitam
Celana jeans pendek biru
Satu unit handphone

Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan motif ekonomi, untuk memperoleh keuntungan pribadi dari peredaran narkotika. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain.

MJ dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 609 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika, Jo UU No. 1/2023 tentang KUHP, serta UU No. 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa narkoba selalu membawa akhir yang menyedihkan. Keuntungan sesaat bisa membuat seseorang tergoda, tetapi pada akhirnya hanya meninggalkan penyesalan, kehancuran keluarga, dan hilangnya masa depan. (ril)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *