Pemprov Jabar Galakan SPMB,,,DisdukCapil Kabupaten Sukabumi Siap Prioritaskan Pelayanan IKD Untuk Masyarakat !!!
Sukabumi, Koranplus.com | Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sistem ini merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar).
SPMB merupakan rangkaian kegiatan sistematik yang dirancang untuk mengatur penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru mulai dari pendaftaran, proses seleksi, pengumuman hingga daftar ulang.
Penyelenggaraan SPMB dilaksanakan setiap tahunnya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di lingkup daerah Provinsi Jawa Barat.
Adapun salah satu syarat spmb yakni siswa tersebut memiliki Identitas Kependudukan Digital ( IKD), Untuk itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukxapil) bersinergi sekaligus turut mendukung program SPMB.
Hal itu terbukti DisudukCapil melaksanakan Monitoring Pelayanan kesetiap UPTD Se kabupaten Sukabumi terutama dalam pelayanan IKD agr tidak ada kendala saat calon siswa beserta orang tuanya mendaftar IKD.
Tim Monitoring yang dikomandoi kepala dinas (Kadis) tersebut melaksanakan pada, Senin (08/06/2026) di kantor Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Cicurug Pukul. 12.30 WIB.
“Kita monitoring pelayanan saja, Karena hari ini memang hari pertama masuk kerja setelah kemarin hari libur biasanya pelayanan suka banyak terutama sekarang banyak permintaan aktivasi IKD”, Ujar Amir Hamzah Selaku Kadis, Senin (08/06/2026).
Menurut nya IKD memang bukan syarat utama dalam SPMB akan tetapi setiap UPTD yang bernaung Di Disdukcapil kabupaten Sukabumi harus memberikan pelayanan semaksimal mungkin.
” walaupun bukan menjadi persyaratan utama spmb tetapi dengan adanya spmb ini IKD membludak, dan kami khawatir pelayanan kepada masyarakat terutama akttivasi IKD agak terhambat supaya diperlancar dan kalau bisa jemput bola kesekolah atau desa desa”, Pungkasnya.
Tak lupa kadis juga mengingatkan warga masyarakat bahwa kegiatan administratif di setiap UPTD Se kabupaten Sukabumi sangat bergantung pada jaringan atau akses dalam input ataupun output data, Dan dia mengedukasi jalan alternatif nya
” Pelayanan yang lebih mudah tidak langsung datang ke UPTD atau dinas bisa akses aplikasi simpelin itu ada antrian online yang datang ke dinas ataupun yang dikirim langsung kerumah format cod, kita bisa akses simpelin khususnya yang cetak ulang ktp” , Tutup nya.