Penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Serta Makna Yang Tersirat Didalamnya
Sukabumi, Koranplus.com | Pemerintah secara resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha (Lebaran Haji) 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (27/05/2026) Penetapan ini berdasarkan Sidang Isbat Kementerian Agama yang menyepakati tanggal 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, (18/05/2026).
Hari raya Idul adha 1447 Hijriah atau juga dikenal sebagai lebaran haji yakni lebaran kedua setelah lebaran Idul Fitri merupakan lebaran yang memaknai kisah ujian tertinggi ketaatan Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS.
Melihat ketakwaan kedua nya atas perintah Allah SWT, Lalu Allah SWT mengantikan nabi Ismail as dengan seekor hewan ternak yakni domba untuk disembelih Nabi Ibrahim as, Peristiwa tersebut menjadikan makan atas ketakwaan, ketaatan, serta pengorbanan atas perintah yang telah diturunkan Allah SWT.
Sebagaimana yang tertulis Kisah perintah penyembelihan Nabi Ismail oleh Nabi Ibrahim diabadikan dalam Al-Qur’an Surat Ash-Shaffat ayat 102 hingga 107, Berikut ayat serta terjemahan nya.
Surat Ash-Shaffat Ayat 102
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) yang sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, ‘Wahai anakku!! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu.
Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!’ Dia (Ismail) menjawab, ‘Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.’
Dari peristiwa tersebut selain sebagai panduan untuk ketaatan kepada Allah SWT makna Idul adha banyak makna yang tersirat didalam nya seperti, berkurban hewan ternak untuk dibagikan, melatih kesabaran, ketakwaan serta masih banyak lagi lain nya.
Kami Segenap Tim Redaksi Dari PT DIFA EURONIKA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.