Rotasi dan Pengangkatan Pejabat, Wali Kota Lubuk Linggau Tekankan Kinerja Nyata
LUBUK LINGGAU, KORANPLUS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, melantik dan mengambil sumpah jabatan 99 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Senin (26/10/2026). Ia menegaskan, jabatan yang diemban bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui integritas, tanggung jawab, dan kinerja nyata untuk masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Cinema Hall Lantai 5, Perkantoran Pemerintah Kota Lubuk Linggau. Sejumlah pejabat yang dilantik meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, pengawas, lurah, pejabat fungsional, serta kepala sekolah yang mendapat tugas tambahan.
Berdasarkan rincian yang disampaikan, pejabat yang dilantik terdiri atas 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 12 administrator, 43 pengawas, 12 lurah, 11 pejabat fungsional, dan 10 kepala sekolah. Agenda tersebut juga mencakup pengangkatan CPNS lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam arahannya, Rachmat menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan maupun pemenuhan kebutuhan organisasi. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi titik penguatan komitmen aparatur dalam meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kedudukan atau pemenuhan kebutuhan organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak hanya memahami visi pembangunan Kota Lubuk Linggau, Linggau Juara: Maju Kotanya, Sejahtera Masyarakatnya, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak cukup dinilai dari jabatan yang disandang. Integritas, profesionalisme, kedisiplinan, kemampuan berkoordinasi, serta hasil kerja yang dirasakan masyarakat harus menjadi tolok ukur utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Rachmat juga menaruh perhatian khusus kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dilantik. Mereka diminta tidak terjebak pada rutinitas birokrasi, tetapi berani menghadirkan inovasi, meningkatkan efektivitas kerja, dan memperbaiki kualitas pelayanan publik.
“Jabatan bukan hanya tentang kedudukan, tetapi tentang prestasi, kontribusi, integritas, dan perubahan positif yang dihasilkan,” ujarnya.
Pesan serupa disampaikan kepada para lurah dan pejabat pengawas. Mereka diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan aparatur, serta memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, kepada kepala sekolah yang mendapat tugas tambahan, Rachmat meminta agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Peningkatan mutu pendidikan, pembentukan karakter, dan penciptaan generasi unggul harus menjadi prioritas dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Menutup arahannya, Rachmat mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. Ia berharap seluruh aparatur mampu membangun pemerintahan yang profesional, menghadirkan pelayanan berkualitas, serta menunjukkan dedikasi melalui kerja nyata.
“Linggau Juara harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan. Setiap pejabat harus mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” demikian penegasan yang disampaikan dalam arahannya.
Dengan pelantikan tersebut, para pejabat diharapkan segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, sekaligus memperkuat kinerja Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan pelayanan publik yang semakin baik.