Tragedi UNIFIL: Praka Farizal Rhomadhon Gugur Demi Perdamaian Dunia, Pemerintah Minta Investigasi Tuntas
Menlu Sugiono sebut Praka Farizal tewas demi nama bangsa dan kemanusiaan.
KORANPLUS.COM – Pemerintah Republik Indonesia resmi memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.
Prajurit terbaik bangsa tersebut, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat serangan yang dilancarkan pihak Israel di wilayah Lebanon Selatan.
Praka Farizal, yang menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas Yonif 113/JS, menjadi korban dalam insiden yang juga melukai tiga personel TNI lainnya. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, pada Senin (30/3).
“Kita beri penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit kita yang gugur. Mereka telah memberikan yang terbaik, bukan hanya bagi nama bangsa, tetapi juga demi misi kemanusiaan yang vital bagi perdamaian dunia,” tegas Sugiono.
Langkah Tegas Pemerintah
Menanggapi tragedi ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah mengambil langkah cepat:
Menlu Sugiono memastikan proses pemulangan jenazah Praka Farizal ke tanah air akan dilakukan secepat mungkin dengan bantuan KBRI Beirut.
KBRI di Beirut telah ditugaskan untuk memantau kondisi seluruh personel TNI yang masih bertugas serta memastikan perawatan maksimal bagi tiga prajurit yang terluka.
Selain itu, Indonesia mendesak UNIFIL untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna mengungkap sumber serangan tersebut secara tuntas.
Pemerintah juga menyerukan kepada semua pihak yang bertikai untuk segera melakukan deeskalasi guna mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut. Pengabdian Praka Farizal Rhomadhon kini dicatat sebagai dedikasi tanpa batas prajurit Garuda dalam menjaga marwah Indonesia di mata internasional.***