Anthony Joshua Keluar dari Rumah Sakit, Serangkaian Tuntutan Pidana Menanti Usai Kecelakaan Maut

 Anthony Joshua Keluar dari Rumah Sakit, Serangkaian Tuntutan Pidana Menanti Usai Kecelakaan Maut

Anthony Joshua sudah keluar dari rumah sakit. Foto X @anthonyjoshua

KORANPLUS.COM – Awal pekan ini, peraih medali emas Olimpiade dan mantan juara dunia tinju kelas berat dua kali, Anthony Joshua, terlibat dalam kecelakaan mobil tragis yang merenggut nyawa dua penumpangnya—sahabat karib sekaligus pelatih setianya, Sina Ghami dan Kevin Ayodele.

Menurut laporan Sky News, Joshua telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Rabu, 31 Desember 2025, dan kini sedang menjalani masa pemulihan di rumah. Detail mengenai luka-lukanya belum diungkapkan secara publik, namun kondisinya digambarkan mengalami luka ringan.

Sopir yang mengemudikan kendaraan saat kecelakaan—yang disewa khusus untuk perjalanan tersebut—juga telah mendapatkan perawatan medis dan diizinkan pulang hari ini. Namun, laporan dari TMZ menyebutkan bahwa si sopir bisa terancam tuntutan pidana.

Selain itu, pengemudi truk yang ditabrak oleh mobil Joshua kini menjadi buronan pihak berwenang karena melarikan diri dari lokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan fatal tersebut.

Pihak berwenang menyatakan: Kendaraan Anthony Joshua melaju “melampaui batas kecepatan” sebelum kecelakaan maut terjadi, dan kehilangan kendali saat melakukan “manuver menyalip”.

“Ia bisa dikenakan dakwaan mengemudi dengan ceroboh akibat insiden hari Senin tersebut,” lapor TMZ. “Sopir truk yang dihantam oleh SUV Joshua langsung melarikan diri dari TKP dan kini sedang diburu oleh petugas.”

Sementara itu, The Guardian Nigeria mengutip temuan awal yang menunjukkan adanya kegagalan mekanis yang turut berperan dalam kecelakaan tersebut.

“Investigasi awal mengungkapkan bahwa pecah ban menjadi penyebab kecelakaan di mana Anthony Joshua berhasil selamat, namun harus kehilangan dua rekan terdekatnya,” lapor media tersebut.

Ditambahkan pula bahwa ban depan bagian penumpang pecah, menyebabkan kendaraan hilang kendali sebelum menghantam truk yang sedang berhenti.

Dalam hari-hari setelah tragedi itu, dukungan terus mengalir bagi keluarga korban. Lebih dari $180.000 (sekitar Rp2,8 Miliar) dilaporkan telah terkumpul sebagai penghormatan bagi Ayodele untuk membantu pendanaan pembangunan masjid guna mengenang sosoknya—sebuah penghormatan yang mencerminkan dampak besar yang ia berikan bagi orang-orang di sekitarnya.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *