Badai Cedera dan Kelelahan, Chelsea Tumbang, Tapi Brace Garnacho Jaga Harapan di Leg Kedua!”
Liam Rosenior telan pil pahit di laga perdananya sebagai manajer Chelsea. Foto: chelseafc.com
KORANPLUS.COM – Chelsea memiliki pekerjaan rumah besar pada leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal, setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dalam laga kandang pertama Liam Rosenior sebagai pelatih kepala The Blues, Rabu (14/1).
Tampil pincang tanpa beberapa pilar kunci akibat cedera, sakit, dan sanksi larangan bertanding, The Blues tertinggal lebih dulu pada menit ketujuh lewat sundulan Ben White memanfaatkan sepak pojok. Arsenal kemudian menggandakan keunggulan di awal babak kedua melalui penyelesaian jarak dekat Viktor Gyokeres.
The Blues sempat memberikan perlawanan ketika Alejandro Garnacho mencetak gol di tiang jauh berkat umpan silang Pedro Neto. Saat Chelsea sedang gencar-gencarnya mencari gol penyeimbang, Martin Zubimendi justru mencetak gol ketiga yang sangat tenang bagi tim tamu.
Namun, anak asuh Rosenior menolak menyerah. Tujuh menit menjelang laga usai, Garnacho mencetak gol keduanya sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Hasil ini membuat asa The Blues tetap hidup menjelang leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Emirates pada awal Februari.
Starting XI Pertama Rosenior
Delapan perubahan dilakukan pada susunan pemain utama, dengan kembalinya Robert Sanchez, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Marc Cucurella, Enzo Fernandez, Estevao Willian, Joao Pedro, dan Neto ke dalam skuad. Namun, Chelsea harus kehilangan Moises Caicedo (sanksi), Liam Delap dan Jamie Gittens (sakit), serta Malo Gusto, Reece James, dan Cole Palmer yang dibekap cedera.
Tamparan di Menit Awal
Rosenior sebelumnya telah memperingatkan ancaman Arsenal dalam situasi bola mati, namun sayangnya, The Gunners justru membuka skor dari sepak pojok pertama mereka. Baru tujuh menit laga berjalan, Declan Rice mengirim bola ke kotak penalti dan Ben White berhasil menyundulnya masuk ke gawang.
Chelsea berusaha membalas dengan cepat. Enzo Fernandez melepaskan tendangan terukur namun berhasil diselamatkan oleh Kepa Arrizabalaga, sebelum tendangan keras Pedro Neto diblok dengan baik. Estevao juga sempat menguji Kepa, namun skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Pukulan Kedua
Tanpa perubahan di jeda babak, Chelsea dikejutkan lagi hanya empat menit setelah babak kedua dimulai. Lemparan ke dalam yang cepat membebaskan Bukayo Saka, yang kemudian memberikan umpan tarik kepada White. Bola yang meluncur rendah gagal dihalau Sanchez dan disambar oleh Gyokeres menjadi gol kedua.
Rosenior bereaksi cepat dengan memasukkan Benoit Badiashile dan Alejandro Garnacho. Dampaknya instan; empat menit berselang, Garnacho berhasil memperkecil kedudukan setelah menerima umpan silang Neto.
Perlawanan Hingga Akhir
Momentum sempat berada di tangan The Blues, namun Arsenal kembali menjauh melalui aksi individu Zubimendi yang melewati dua bek Chelsea sebelum menaklukkan Sanchez. Skor berubah menjadi 1-3.
Chelsea terus berjuang. Pada menit ke-83, dari situasi sepak pojok, Garnacho kembali menunjukkan kelasnya dengan mengontrol bola liar dan melepaskan tembakan voli yang menggetarkan jala gawang Kepa.
Di sisa waktu, Chelsea menggempur habis-habisan untuk menyamakan kedudukan, namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-3 untuk kemenangan tim tamu. Meski bukan hasil yang diinginkan, Chelsea masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan di London Utara pada leg kedua nanti.***