Inter Tambah Penderitaan Wakil Italia di Leg Pertama Play Off Liga Champions
Inter Harus Menang Dengan Keunggulan Minimal 3 Gol Pada Leg Kedua. Foto: inter.it
KORANPLUS.COM – Inter Milan harus ‘menelan pil pahit’ dalam laga leg pertama play off Liga Champions Eropa, kala melakoni laga tandang kontra Bodo/Glimt di Stadion Aspmyra, Kamis (19/2) dini hari WIB. Kekalahan 3-1 Inter atas tuan rumah, membuat 3 wakil Italia gagal meraih satu pun kemenangan di play off Liga Champions, setelah sebelumnya Juve dan Atalanta juga takluk atas lawan-lawannya.
Gawang Inter sudah bobol oleh Bodo di menit ke-20. Sebuah kombinasi 3 pemain Bodo diakhiri dengan sepakan Sondre Fet membuat tuan rumah unggul 1-0. Sepuluh menit berselang, Nerazzurri sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Pio Esposito. Itu menjadi gol kedua Esposito dalam dua pertandingan terakhirya, sebelumnya ia juga cetak gol ke gawang Juve di Liga.
Memasuki babak kedua Bodo berhasil unggul. Mantan pemain AC Milan, Jens Petter Hauge melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal diantisipasi Yan Sommer. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Bodo.
Tiga menit berselang, gawang Inter kembali bobol. Komninasi umpan pendek para pemain Bodo lolos dari perangkap offside Inter, alhasil Kasper Hogh pun dengan mudah mencetak gol ketiga bagi Bodo. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniupkan peluit Panjang.
Usai pertandingan, pelatih Inter Christian Chivu berkomentar terkait kekalahan yang dialami timnya.
“Kami lengah karena beberapa kehilangan bola dan kesulitan mengatasi transisi cepat dan intens mereka, dan itu merugikan kami. Terlepas dari tantangan, kondisi lapangan, dan cuaca dingin, yang harus saya katakan tidak dapat dijadikan alasan, saya tidak dapat menyalahkan para pemain saya atas sikap mereka”, ujar Chivu.
Pelatih asal Rumania itu juga menyoroti soal cederanya striker andalan Lautaro Martinez.
“Kami perlu menilai kondisi fisik kami. Lautaro cedera, cukup serius, perlu saya tambahkan. Kami tidak tahu berapa lama dia akan absen, tetapi itu jelas merupakan kerugian yang signifikan. Pemain lain juga akan memiliki beberapa masalah yang harus kami nilai secara menyeluruh”, kata Chivu di laman resmi Inter.
Sementara, pencetak gol Inter Pio Esposito memuji penampilan Bodo yang berhasil merepotkan Inter di kandangnya.
“Bodø adalah tim yang kuat, meskipun mereka belum dikenal karena itu. Mereka telah mengalahkan tim-tim seperti Manchester City dan Atlético Madrid, dan mereka telah memenangkan sebagian besar pertandingan Eropa di kandang. Mungkin mereka diremehkan, tetapi mereka terorganisir dan sangat kuat di kandang. Saya rasa kami tidak memiliki masalah sikap. Mereka pantas mendapatkan pujian atas kemenangan ini, dan kami bisa dan seharusnya bermain lebih baik”, komentar Pio di laman resmi Inter.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Bodo yang akan melakoni leg kedua di kandang Inter. Sementara bagi Inter, mereka harus menang minimal 3 gol agar bisa lolos ke babak selanjutnya.