Mantan Raja Kelas Menengah Menengah WBA Siap Mengamuk Bersama Bob Arum: ‘Ini Baru Permulaan’

 Mantan Raja Kelas Menengah Menengah WBA Siap Mengamuk Bersama Bob Arum: ‘Ini Baru Permulaan’

Abass Baraou siap guncang dunia bersama Top Rank. Foto: IG @toprank

KORANPLUS.COM – Mantan juara dunia kelas menengah ringan WBA, Abass Baraou (17-2-0, 9 KO), resmi teken kontrak promosi dengan Top Rank. Ia direncanakan melakukan debutnya bersama Top Rank pada 11 September melawan Giovanni Santillan (35-1-0, 18 KO) di Frontwave Arena di Oceanside, California, disiarkan ProBoxTV.

Petinju asal Berlin, Jerman, yang saat ini menduduki peringkat ke-4 WBA, ke-6 WBO, dan ke-12 WBC tersebut menyatakan bahwa bergabung dengan Top Rank milik Bob Arum merupakan bagian krusial dari misinya untuk merebut kembali sabuk juara dunia.

“Menandatangani kontrak dengan Top Rank adalah langkah besar dalam karier saya,” kata Baraou. “Saya selalu percaya bahwa saya pantas berada di panggung terbesar, dan kini saya memiliki tim yang tepat di belakang saya untuk mengejar pertarungan-pertarungan terbesar di dunia tinju,” ujarnya.

“Top Rank memiliki sejarah panjang dalam mencetak para juara, dan saya bangga bisa menjadi bagian dari warisan tersebut. Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini, namun ini barulah permulaan. Target saya jelas: menjadi juara dunia lagi.”

Dikenal dengan gaya bertarung yang menekan tanpa henti serta rekam jejak amatir yang luar biasa, Baraou merebut gelar juara dunia interim kelas menengah ringan WBA usai menjatuhkan lawannya di ronde terakhir dan menang angka mutlak atas juara interim saat itu, Yoenis Téllez, pada Agustus 2025.

Statusnya kemudian dinaikkan menjadi juara penuh pada bulan berikutnya setelah Terence Crawford mengosongkan gelar tersebut. Namun, Baraou harus kehilangan gelarnya lewat kekalahan angka split dalam laga unifikasi gelar WBO/WBA melawan Xander Zayas pada akhir Januari.

“Penampilan terbaru Abass Baraou sudah membuktikan kualitasnya,” ujar Presiden Top Rank, Todd duBoef.

“Dia mematahkan segala prediksi dengan mendominasi Yoenis Téllez untuk merebut gelar dunia interim, dengan cepat diangkat menjadi juara penuh, dan tampil sangat tipis lewat angka split saat unifikasi gelar melawan Xander Zayas.”

“Abass tetap menjadi salah satu petinju papan atas di kelasnya, dan kami sangat senang menyambutnya di Top Rank saat ia mengejar kembali takhta juaranya.”

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *