MU Comeback di Emirates! Arsenal Terlibas Usai Kalah 2–3 dari Manchester United

 MU Comeback di Emirates! Arsenal Terlibas Usai Kalah 2–3 dari Manchester United

Selebrasi Patrick Dorgu. Foto: Fb/ManchesterUnited

KORANPLUS.COM – Manchester United bikin Emirates Stadium mendadak sunyi. Red Devils julukan MU sukses maling kemenangan 3–2 atas Arsenal dalam laga Liga Inggris 2025/26 yang digelar di London, Minggu (25/1/2026). Hasil ini jelas bukan kemenangan biasa, karena ikut mengubah peta persaingan di papan atas klasemen.

Pertandingan berjalan alot sejak awal dengan tempo deras. Arsenal sempat di atas angin lebih dulu lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29, yang membuat publik Emirates bersorak. Namun keunggulan itu tak bertahan lama.

Manchester United merespons cepat. Bryan Mbeumo menyamakan kedudukan di menit ke-37, sebelum Setan Merah berbalik unggul lewat Patrick Dorgu pada menit ke-50. Skor berubah, momentum pun ikut berpindah ke kubu tim tamu.

Arsenal sempat memberi harapan di menit-menit akhir setelah Mikel Merino mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84. Emirates kembali hidup, laga terasa akan berakhir imbang. Tapi drama belum selesai.

Di saat tensi sudah tinggi, Matheus Cunha muncul sebagai pembeda dengan gol krusial di menit ke-87, sekaligus mengunci kemenangan 2–3 untuk Manchester United. Gol itu langsung membungkam stadion dan menjadi penutup sempurna malam dramatis di London.

Sosial media pun ikut memanas. Banyak suporter memuji tempo cepat dan permainan terbuka kedua tim, sementara sebagian lain sibuk membahas keputusan VAR dan detail taktik yang dianggap ikut menentukan hasil akhir laga.

Bagi Manchester United, kemenangan ini terasa sangat berarti. Menang di kandang Arsenal bukan cuma soal tiga poin, tapi juga sinyal kuat bahwa mereka masih serius bersaing di level tertinggi musim ini. Sebaliknya, Arsenal mau tak mau harus melakukan evaluasi, terutama soal konsistensi di momen-momen krusial, jika ingin tetap berada di jalur perebutan gelar.

Satu hal pasti, laga ini bukan sekadar soal skor. Ini tentang mental, momentum, dan bagaimana satu malam di Emirates bisa mengubah arah musim.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *