Puasa Gelar Timnas Senior Berakhir, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

 Puasa Gelar Timnas Senior Berakhir, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai raih juara FIFA Asean Cup 2026. Foto: kitagaruda.id

KORANPLUS.COM – Timnas Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti atas Thailand, dan memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sebuah akhir dari penantian panjang timnas senior Indonesia, usai terakhir kali 35 tahun lalu merengkuh juara SEA Games.

Timnas Indonesia menunjukkan mental juara dengan melewati drama panjang sebelum akhirnya meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sempat tertinggal dari Thailand 1-2 di akhir babak kedua, Skuad Garuda mampu bangkit dan memaksakan pertandingan hingga adu penalti.

Dalam laga final tersebut, Indonesia menghadapi Thailand yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026 malam. Setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Indonesia memastikan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.

Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain terbuka. Indonesia tampil lebih dominan dalam membangun serangan pada babak pertama, sedangkan Thailand meningkatkan intensitas permainan setelah turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-81. Indonesia mendapatkan tendangan bebas setelah Nicholas Mickelson melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny. Dean James yang maju sebagai eksekutor melepaskan tendangan yang membentur pemain Thailand sebelum masuk ke gawang.

Gol tersebut membawa Indonesia berada dalam posisi menguntungkan. Thailand juga harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah Mickelson menerima kartu kuning kedua.

Namun, keunggulan tersebut tidak membuat perjuangan Indonesia menjadi lebih mudah. Thailand justru mampu memberikan respons cepat. Iklas Sanron yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol penyama kedudukan dan mengubah skor menjadi 1-1.

Indonesia terus mencari celah untuk kembali unggul. Sejumlah peluang melalui Elkan Baggott dan Mitchell Baker belum menghasilkan gol tambahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Memasuki extra time, Indonesia terus menekan pertahanan Thailand. Skuad Garuda menciptakan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir belum mampu mengubah kedudukan.

Di tengah tekanan Indonesia, Thailand justru kembali menemukan momentum. Pada menit ke-102, Iklas Sanron memberikan umpan kepada Peeradol Chamrasamee. Peeradol kemudian menuntaskan peluang tersebut untuk membawa Thailand berbalik unggul 2-1.

Dalam kondisi tertinggal, Indonesia tidak berhenti mengejar. Skuad Garuda terus memainkan bola ke area pertahanan Thailand dan akhirnya mendapatkan hasil yang dinanti pada menit ke-116.

Egy Maulana Vikri menjadi penghubung serangan dengan memberikan umpan kepada Rizky Ridho. Ia kemudian mengirimkan bola mendatar ke dalam kotak penalti. Elkan Baggott menyambutnya dan mencetak gol yang kembali membuat kedudukan imbang 2-2.

Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui adu penalti.

Pada fase ini, ketenangan Indonesia menjadi penentu. Para eksekutor Skuad Garuda mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Di sisi lain, dua penendang Thailand tak mampu mencetak gol.

Tendangan penendang ketiga Thailand membentur mistar gawang, sementara eksekusi penendang keempat berhasil digagalkan Emil Audero.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *