Tidak Ada Lagi Sabuk WBA, WBC, IBF, WBO, Zuffa Boxing Siap Kuasai Ring dengan Aturan ala UFC dan Dukungan Juragan Super Tajir Arab Saudi
Dana White, nyatakan perang dengan tinju mapan.
KORANPLUS.COM – Zuffa Boxing akan diluncurkan secara resmi dengan ajang perdana pada Jumat (23/1) di Meta Apex, Las Vegas. Petinju tak terkalahkan, Callum Walsh, akan menjadi partai utama melawan mantan penantang gelar, Carlos Ocampo, dalam duel kelas menengah.
Langkah ini telah lama dinanti oleh CEO UFC, Dana White, yang sudah membocorkan rencana promosi tinju hampir satu dekade lalu setelah laga fenomenal Floyd Mayweather vs Conor McGregor pada 2017.
Misinya adalah memperbaiki apa yang ia sebut sebagai sistem yang “rusak”. Setelah berulang kali tertunda, White akhirnya mengumumkan bahwa induk perusahaan UFC, TKO Group Holdings, resmi terjun ke industri tinju dengan nama Zuffa Boxing, bermitra dengan Sela Sport dan didukung oleh Turki Alalshikh dari Arab Saudi.
Apa itu Zuffa Boxing dan Siapa Saja Petarungnya?
Zuffa Boxing adalah badan promosi tinju bentukan White dan Alalshikh yang menerapkan model bisnis UFC ke dunia tinju. Mereka akan memiliki gelar juara dunia sendiri dan menggunakan sistem peringkat dari The Ring Magazine yang sahamnya juga sudah dimiliki Alalshikh.
Sejauh ini, mereka telah merekrut talenta hebat seperti Callum Walsh, Jose “Rayo” Valenzuela, Vito Mielnicki, Radzhab Butaev, Efe Ajagba, dan Serhii Bohachuk. Nama terbesar yang sudah bergabung adalah juara dunia kelas penjelajah IBF, Jai Opetaia.
Jadwal Laga Mendatang:
- Jumat ini: Callum Walsh vs Carlos Ocampo (Las Vegas).
- 1 Februari: Jose “Rayo” Valenzuela vs Diego Torres.
- 14 Februari: Efe Ajagba vs mantan juara IBF Charles Martin.
Aturan dan Gelar Juara
Meski Dana White membenci badan tinju dunia saat ini (WBC, WBO, IBF, WBA), aturan pertandingan di Nevada akan tetap sama: ronde 3 menit dan sistem penilaian 10-point must. Namun, White berencana membuat Zuffa Boxing berdiri sendiri tanpa organisasi sanksi lama.
“Saya sudah banyak bicara buruk tentang tinju, sekarang saatnya membuktikannya. Saya akan menyingkirkan organisasi sanksi. Yang terbaik akan melawan yang terbaik,” tegas White.
“Di tinju, semua orang punya rekor tak terkalahkan karena tidak ada yang berani saling lawan.”
Terkait Jai Opetaia, White memberikan pengecualian. Meskipun Zuffa ingin mandiri, mereka akan membantu Opetaia mewujudkan impiannya menjadi juara tak terbantahkan (undisputed) dengan tetap bekerja sama dengan badan tinju lain untuk sementara.
Aspek Hukum: Muhammad Ali Act
TKO Group tengah mengupayakan amandemen hukum melalui Muhammad Ali American Boxing Revival Act di Kongres AS. Jika disahkan, undang-undang ini memungkinkan pembentukan Unified Boxing Organizations (UBOs) sebagai alternatif dari badan sanksi yang ada saat ini, sehingga Zuffa Boxing bisa beroperasi penuh dengan gelar dan peringkatnya sendiri secara legal.
Apakah Petarung MMA Akan Pindah ke Ring Tinju?
Dana White tetap teguh pada pendiriannya: TIDAK. “Saya tidak menginginkan itu saat saya belum terlibat di tinju, dan saya jelas tidak menginginkannya sekarang,” tegasnya.***