Perang Urat Syaraf Dimulai, Jake Paul Tantang Francis Ngannou Setelah Alami Cedera Parah: Dia Punya Dagu Lemah!
Jake Paul ingin duel segera lawan Francis Ngannou.
KORANPLUS.COM – Meski baru saja menelan kekalahan KO brutal di ronde keenam dari Anthony Joshua, nyali Jake Paul ternyata belum ciut. Sang YouTuber yang beralih menjadi petinju ini kini langsung membidik mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, sebagai lawan berikutnya.
Akibat duel melawan Joshua, Paul mengalami patah rahang ganda dan harus menjalani operasi besar yang membuatnya absen selama empat hingga tujuh pekan.
Namun, dari ranjang pemulihan, Paul justru memanaskan suasana di media sosial dengan menyebut Ngannou ‘lembek’. Ia mengklaim performanya melawan Joshua jauh lebih baik daripada Ngannou, yang sebelumnya dipukul KO oleh AJ hanya dalam dua ronde pada 2024.
Reaksi Jake Paul
Ketegangan antara keduanya bermula saat tim Paul mencoba menghubungi Ngannou sebagai lawan pengganti mendadak setelah Gervonta Davis mundur akibat kasus hukum. Namun, Ngannou menolak mentah-mentah tawaran tersebut dan menyebutnya ‘menghina’ serta ‘tidak masuk akal.’
“Tolonglah, hargai saya sedikit. Kalau ini bukan hiburan, saya tidak tahu lagi apa yang kalian cari. Pertarungan itu menghibur, suka atau tidak,” balas Ngannou menanggapi kritik terhadap kualitas lawan-lawan Paul.
Sementara itu, Paul tetap pada pendiriannya: “Saya sudah bilang pada semua orang bahwa saya akan tampil lebih baik dari Francis. Dia tidak punya dagu (daya tahan pukul). Francis itu sebenarnya lembek. Mungkin sekarang dia mau menerima [pertarungan ini]. Itu ide yang bagus… Saya akan istirahat sebentar, lalu saya akan melawan Francis,” tegas Paul.
Akankah Pertarungan Ini Terjadi?
Saat ini, Jake Paul masih dalam masa pemulihan setelah pukulan kanan Anthony Joshua menghancurkan rahangnya. Setelah operasi, ia butuh waktu sekitar 4-7 pekan sebelum bisa kembali berlatih.
Meski Paul sangat berambisi melawan Ngannou, ada kendala besar: perbedaan kelas berat. Tim Paul menyatakan fokus mereka setelah kembali adalah di kelas penjelajah, sementara Ngannou adalah petarung kelas berat sejati.
Di sisi lain, Ngannou sendiri sedang dalam posisi bebas tanpa jadwal pertarungan setelah menyatakan rasa frustrasinya terhadap PFL. Nakisa Bidarian, manajer Jake Paul, mengaku bingung dengan reaksi negatif Ngannou terhadap tawaran mereka.
“Seluruh situasi dengan Francis sangat membingungkan bagi saya. Dia adalah revolusioner di dunia tarung, dia berani melawan petarung-petarung UFC. Namun, reaksinya kali ini sedikit aneh mengingat siapa dia sebenarnya sebagai manusia,” ujar Bidarian.***