Gaya Unorthodox Vs Teknik Dewa, Fabio Wardley Siap Hancurkan Irama Oleksandr Usyk Demi Takhta Undisputed
Fabio Wardley (kiri) dan Oleksandr Usyk.
KORANPLUS.COM – Fabio Wardley tengah diliputi kepercayaan diri tinggi saat ia mengejar pertarungan besar tahun ini, termasuk duel melawan penguasa gelar terpadu, Oleksandr Usyk.
Tahun lalu, pria asal Ipswich ini melesat cepat ke puncak. Pertama, ia meraih kemenangan lewat penghentian telat (stoppage) atas Justis Huni, dan kemudian memukul KO mantan pemegang sabuk juara, Joseph Parker, meskipun ia sempat tertinggal poin di ronde-ronde awal dan pertengahan dalam kedua pertarungan tersebut.
Wardley kemudian dipromosikan menjadi juara WBO setelah Usyk mengosongkan sabuknya daripada harus menghadapi Wardley sebagai penantang wajib.
Namun, petarung Inggris dengan pukulan keras ini tetap menginginkan pertarungan tersebut demi kesempatan menjadi juara tak terbantahkan (undisputed), mengingat petinju Ukraina itu masih memegang tiga sabuk utama lainnya.
Berbicara kepada talkSPORT, Wardley menjelaskan mengapa ia yakin akan berhasil melawan Usyk, di mana rekan senegaranya seperti Anthony Joshua, Tyson Fury, Derek Chisora, dan Daniel Dubois telah gagal.
“Saya pikir saya menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda. Saya menawarkan sesuatu yang tidak konvensional. Sulit untuk mengatakan kepada seseorang seperti Oleksandr Usyk bahwa saya bisa memberikan sesuatu yang belum pernah ia lihat,” kata Wardley.
“Namun, ada ritme dalam tinju, sebuah cara melakukan sesuatu yang bersifat bolak-balik, hampir seperti tarian langkah tentang bagaimana seharusnya segala sesuatu berjalan.”
“Lalu karakter seperti saya, seseorang yang datang dengan cara yang sangat tidak ortodoks (unorthodox) dari latar belakang yang juga tidak biasa, memberikan gangguan dalam skema tersebut dan merusak ritmenya.”
“Saya pikir itulah peluang besar yang saya miliki. Ditambah dengan pukulan tangan kanan yang sangat kuat serta stamina yang bagus. Dengan satu atau lain cara, Usyk akan sadar bahwa ia sedang berada dalam pertarungan yang nyata.”
Hingga kini, Wardley belum mendapatkan jadwal pertarungan berikutnya, yang kemungkinan adalah pertahanan gelar sukarela melawan petinju kelas berat tingkat menengah hingga atas.
Jika ia berhasil mempertahankan sabuknya, ia juga membuka pintu untuk bertarung melawan Tyson Fury di akhir tahun ini.***