Ryan Garcia Siap Turun Kelas, Tantang Shakur Stevenson di Kelas Ringan Musim Panas Nanti
KORANPLUS.COM – Ryan Garcia (25-2-0-1, 20 KO), sang juara kelas welter 66,7kg WBC, mengaku tengah mempersiapkan sebuah pengumuman pertarungan besar yang bakal dia lakukan musim panas nanti.
Ryan Garcia sempat mengalami cedera tangan dalam pertarungan 21 Februari 2026 melawan Mario Barrios di mana dia menang angka mutlak dan merenggut sabuk kelas welter WBC dari tangan Barrios.
Itu jadi kemenangan krusial Garcia di mana dia akhirnya menjadi juara sejati yang sah setelah sebelumnya gagal dengan kekalahan angka dari Rolando Romero, Mei 2025 di New York, dalam duel perebutan gelar kelas welter WBA regular.
Mengenai duel berikutnya, meski sempat cedera tangan ringan saat tampil memukau selama 12 ronde melawan Barrios, tim medis Garcia dilaporkan telah memberinya lampu hijau untuk kembali berlatih penuh. Hal ini membuka jalan bagi potensi pertarungan blockbuster pada musim panas mendatang.
Awalnya, Garcia menargetkan berat catchweight 144 pon atau 65,3kg untuk berduel dengan Shakur Stevenson. Ini bobot antara kelas ringan super 63,5kg dan welter 66,7kg.
Namun, narasi kini bergeser ke arah pertarungan pembuktian warisan (legacy). Garcia menyatakan ketertarikannya untuk turun kembali ke kelas ringan super guna menantang sabuk WBO dan The Ring milik Shakur Stevenson, asalkan tidak ada klausul rehidrasi.
Keinginan itu langsung disambar Shakur.
“Saya pikir [Garcia] serius. Saya rasa dia memang menginginkan pertarungan itu. Saya hanya merasa segala sesuatunya harus berjalan baik dalam urusan bisnis, semuanya harus masuk akal,” katanya.
“Sebelum pertarungan [lawan Barrios], saya dengar mereka bilang akan melawan saya di 144 pon. Lalu, setelah pertarungan, saya dengar 147 pon.”
“Saya tidak akan naik ke 147 dalam waktu dekat. Saya pikir itu akan jadi kelas berat terakhir saya. Di usia 28 tahun sekarang, saya tidak akan langsung naik ke welter,” ujar Shakur.
Meski begitu, laga ulang penuh dendam Garcia melawan Devin Haney tetap menjadi pertarungan yang paling dituntut oleh publik, di mana Garcia mengalahkan Haney di duel pertama namun hasil duel diubah jadi no-contest karena kasus doping.
Jalan rematch saat ini tertutup; Haney sedang dalam negosiasi mendalam untuk penyatuan gelar WBA/WBO melawan Rolando “Rolly” Romero yang ditargetkan pada 30 Mei di Barclays Center.
Apa pun pilihannya, Ryan Garcia sudah siap untuk langkah selanjutnya.***