Negara Turun Tangan! Presiden Prabowo Kawal Ketat Pengusutan Penyerangan Keji Aktivis Andrie Yunus

 Negara Turun Tangan! Presiden Prabowo Kawal Ketat Pengusutan Penyerangan Keji Aktivis Andrie Yunus

KORANPLUS.COM — Kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, kini menjadi prioritas nasional. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi memberikan instruksi langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Komitmen Polri: Transparan dan Berbasis Ilmiah

Menanggapi perintah tersebut, Kapolri menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja secara profesional dengan mengedepankan metode Scientific Crime Investigation.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas. Langkah-langkah kita akan tetap mengedepankan penyidikan berbasis ilmiah untuk mencari kebenaran objektif,” ujar Jenderal Listyo Sigit dalam konferensi pers di Surabaya, Minggu (15/3).

Metode ini akan memprioritaskan analisis laboratorium forensik, uji DNA, serta bukti digital guna memastikan pelaku teridentifikasi berdasarkan data yang akurat, bukan sekadar keterangan saksi.

Langkah Penyelidikan di Lapangan

Saat ini, Polri tengah mendalami berbagai informasi yang masuk dan melakukan langkah-langkah strategis:

  • Analisis Alat Bukti: Tim penyidik sedang memeriksa intensif rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.
  • Pemeriksaan Saksi: Sejauh ini, dua orang saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
  • Posko Pengaduan: Polri membuka jalur komunikasi khusus bagi masyarakat yang memiliki informasi relevan dan menjamin perlindungan penuh bagi pemberi laporan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menambahkan bahwa pengumpulan bukti digital menjadi kunci utama dalam proses identifikasi pelaku yang diharapkan bisa terungkap dalam waktu dekat.

Latar Belakang Kejadian

Peristiwa keji ini menimpa Andrie Yunus pada Kamis (12/3) malam di Jakarta Pusat. Korban disiram air keras oleh orang tidak dikenal yang mengakibatkan luka bakar serius hingga 24 persen di bagian tubuhnya. Karena dampak serangan yang fatal terhadap aktivis hak asasi manusia ini, Presiden Prabowo menaruh perhatian serius agar keadilan segera ditegakkan.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *