Air Mata dan Senyum di Balik Jeruji, WBP Prabumulih Rayakan Lebaran Penuh Haru
PRABUMULIH, KORANPLUS.COM – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih saat Hari Raya Idul Fitri. Di balik tembok pembatas, momen Lebaran menjadi kesempatan berharga bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk melepas rindu dengan keluarga tercinta. Hal itu terpantau ketika keluarga WBP membesuk pada Hari Raya Idul Fitri, 21-22 Maret 2026.
Tangis haru dan senyum bahagia berpadu dalam setiap pertemuan. Bagi para WBP, momen ini bukan sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi penguat ikatan keluarga sekaligus penyemangat untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.
Kepala Rutan Prabumulih, Sandy Wiguna, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa suasana Lebaran dimanfaatkan sebagai bagian dari pelayanan humanis kepada warga binaan.
“Momentum Idul Fitri ini kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan antara WBP dan keluarga. Ini bukan hanya melepas rindu, tetapi juga menumbuhkan harapan baru agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan layanan kunjungan Lebaran tersebut, Karutan didampingi oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Iin Valentino, S.H., serta Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Abdi W., S.H. Seluruh proses kunjungan berlangsung tertib dengan pengawasan petugas.
Keluarga yang datang tampak antusias, meski harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Bagi mereka, bisa bertemu dan bersalaman langsung sudah menjadi kebahagiaan tersendiri di hari kemenangan.
Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik keterbatasan, harapan untuk berubah dan kembali ke tengah masyarakat tetap tumbuh.
Lebaran di Rutan Prabumulih pun menjadi simbol bahwa kasih sayang keluarga tak pernah terputus, sekaligus menjadi motivasi bagi para WBP untuk menata masa depan yang lebih baik. (ril)