Keadilan Dituntut, Emak-Emak Prabumulih Desak Polisi Segera Bertindak
PRABUMULIH, KORANPLUS.COM — Gelombang dukungan terhadap IS, korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kembali menguat. Puluhan emak-emak di Kota Prabumulih menggelar aksi sebagai bentuk solidaritas sekaligus mendesak pihak kepolisian segera menahan terlapor berinisial ZY.
Aksi yang berlangsung penuh semangat itu diwarnai orasi para peserta yang mayoritas merupakan kaum ibu. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus yang menimpa korban, serta menuntut penegakan hukum dilakukan secara tegas dan transparan.
Dalam orasinya, Eka selaku perwakilan aksi menegaskan bahwa masyarakat, khususnya kaum perempuan, menginginkan keadilan segera ditegakkan.
“Kami meminta kepada pihak kepolisian Polres Prabumulih agar pelaku secepatnya ditahan. Kami akan terus melakukan aksi jika terlapor tidak ditahan,” tegasnya di hadapan peserta aksi.
Selain menyampaikan tuntutan, para peserta juga membawa berbagai bentuk dukungan moral sebagai simbol solidaritas terhadap korban. Mereka berharap kasus ini tidak berlarut-larut dan segera menemukan titik terang.
Aksi tersebut merupakan kali kedua dilakukan oleh kelompok emak-emak di Prabumulih. Sebelumnya, mereka juga menggelar kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap korban KDRT sekaligus mendorong penegakan hukum yang adil.
Hingga saat ini, kasus dugaan KDRT tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian. Masyarakat pun berharap aparat dapat bertindak profesional dan responsif terhadap tuntutan yang berkembang.
Dukungan yang terus mengalir ini menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga, sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap korban, khususnya perempuan dan anak. (ril)