Tak Ada Lawan, David Benavidez Rebut Sabuk WBA & WBO, Kini Tantang Canelo Alvarez di Atas Ring!”
David Benavidez (kiri), hentikan Gilberto Ramirez ronde 6.
LAS VEGAS, KORANPLUS.COM – Davis Benavidez kembali meneriakkan nama Canelo Alvarez setelah kesuksesannya mengalahkan Gilberto ‘Zurdo’ Ramirez dalam pertarungan besar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (2/5) malam waktu setempat.
Dabid Benavidez (32-0-0, 26 KO) menghentikan Gilberto Ramirez (48-2-0, 30 KO) untuk merebut gelar kelas penjelajah WBA dan WBO milik Ramirez. Ini adalah pertarungan pertama Benavidez di kelas penjelajah, sekaligus menjadi laga utama yang sangat signifikan dalam akhir pekan pertarungan Cinco de Mayo.
Sang “Monster Meksiko”, yang sebelumnya menyandang gelar kelas berat ringan WBC, memanfaatkan momen besar tersebut benar-benar tak memberi ampun kepada Zurdo.
Benavidez menimbang berat badan jauh di bawah batas kelas penjelajah (200 pon) dan terlihat jauh lebih kecil dibandingkan Zurdo saat memulai laga.
Namun, hal itu tidak berarti banyak begitu bel berbunyi. Ramirez benar-benar tidak punya jawaban atas kecepatan tangan kilat Benavidez, yang dalam beberapa kesempatan menghujani Zurdo dengan kombinasi delapan pukulan atau lebih yang sangat cepat.
Kekuatan pukulan Benavidez juga terbukti tetap mematikan di kelas penjelajah, karena ia berhasil mengguncang Zurdo berkali-kali.
Duel tampak akan berakhir di ronde keempat saat Benavidez menghantam Ramirez dengan pukulan berat, memaksa sang juara bertahan untuk berlutut saat ronde tersisa beberapa detik saja. Zurdo berhasil bangkit sebelum hitungan wasit berakhir dan membuktikan mental juaranya dengan membalas serangan Benavidez di ronde kelima.
Namun, itu hanyalah nafas singkat. Di ronde keenam, Benavidez terus membombardir, dan menjelang akhir ronde, kombinasi kilat lainnya ditambah beberapa hook berat merusak mata kanan Zurdo yang sudah bengkak parah. Zurdo kembali berlutut, dan saat wasit mendekat, ia menyerah, memberikan kemenangan bagi Benavidez.
Ramirez segera dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah laga usai.
Sementara itu, Benavidez merayakan kemenangan besarnya dengan kembali menantang petinju yang sudah lama menghindarinya: Canelo Alvarez.
Selama bertahun-tahun, Benavidez telah mengejar pertarungan dengan Canelo, yang merupakan wajah lama tinju Meksiko, namun laga itu tidak pernah terwujud. Canelo sendiri berada di sisi ring pada Sabtu malam untuk mendukung temannya, Jaime Munguia, yang menang di partai tambahan utama (co-main event).
Benavidez mengambil kesempatan itu untuk sekali lagi meminta pertarungan yang sudah lama diinginkan para penggemar.
“Saya hanya ingin memberikan apa yang ingin dilihat oleh para penggemar,” ujar Benavidez dalam wawancara pasca-pertarungan. “Saya melihat Canelo ada di sini. Biarkan saya bertanya kepada penggemar: Apakah kalian ingin melihat Canelo vs David Benavidez?”
“[Penonton bersorak setuju]. Sudah cukup jelas. Kita tidak bisa membiarkan pertarungan itu lewat begitu saja. Saya menghormati Canelo sebagai juara hebat, tapi saya juga juara hebat. Ayo kita lakukan!”
“Saya masih juara di kelas berat ringan. Saya juga juara di kelas penjelajah. Jadi, jika mereka ingin mengambil gelar ini di kelas berat ringan, mari kita bertarung di berat ringan!”
Tercatat setidaknya 2 kali Canelo bertarung di kelas berat ringan. Pertama dia menang atas Sergey Kovalev Namun kemudian kalah dari Dmitry Bivol.
Hasil Lengkap Benavidez vs Zurdo:
- David Benavidez mengalahkan Gilberto “Zurdo” Ramirez via KO — Ronde 6 (2:59)
- Jaime Munguia mengalahkan Armando Resendiz via Keputusan Angka Mutlak
- Oscar Duarte mengalahkan Angel Fierro via Keputusan Angka Tipis (Split Decision)
- Tito Sanchez mengalahkan Jorge Chavez via TKO — Ronde 10
- Ismael Flores mengalahkan Isaac Lucero via Keputusan Angka Mutlak
- Juan Carrillo mengalahkan Marlon Delgado via KO (Pukulan Badan) — Ronde 4***