Kita Belum Menang Apa-apa, Teriak Bojan Hodak Sekaligus Larang Keras Bobotoh dan Pemain Pikirkan Perayaan Juara
Persib Bandung menghadapi fase paling krusial, Bojan Hodak ingatkan pasukannya waspada penuh.
KORANPLUS.COM – Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menyalakan alarm waspada tingkat tinggi jelang laga pamungkas musim ini kontra Persijap Jepara. Juru taktik asal Kroasia tersebut meminta seluruh elemen tim, manajemen, hingga suporter untuk menghentikan segala euforia dini dan fokus seratus persen pada laga penentuan esok hari.
Hodak mengaku sangat gerah setelah melihat ramainya pembicaraan di media sosial mengenai rencana konvoi dan perayaan juara, termasuk pernyataan dari Deputy CEO PT PBB, Adhitia.
“Dengar, itu sepenuhnya omong kosong, kita belum memenangkan apa pun! Saya tidak peduli tentang konvoi, saya hanya peduli tentang pertandingan besok,” tegas Bojan Hodak dengan nada kesal.
Menurut Bojan, memamerkan rencana perayaan sebelum laga dimulai adalah kesalahan besar karena bisa memberikan motivasi tambahan bagi kubu lawan sekaligus merusak fokus anak asuhnya di atas lapangan.
Persijap Dinilai Lebih Mengerikan Dibanding Borneo FC
Alasan utama Bojan Hodak begitu protektif terhadap fokus pemainnya adalah kualitas sang lawan. Secara blak-blakan, ia menilai Persijap Jepara sebagai tim yang sangat berbahaya, bahkan memiliki performa akhir musim yang lebih baik ketimbang Borneo FC.
Apalagi, Laskar Kalinyamat punya rekam jejak mentereng musim ini dengan berhasil menumbangkan Pangeran Biru pada pertemuan sebelumnya.
“Persijap adalah tim yang bagus. Mereka lebih baik daripada Borneo, mereka memiliki beberapa hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka adalah salah satu tim yang mengalahkan kami. Meski bukan satu-satunya, karena kami kalah tiga pertandingan,” ungkap Bojan mengingatkan.
Persib Pincang: Marc Klok dan Layvin Kurzawa Absen
Ujian berat Persib Bandung semakin bertambah setelah dipastikan tampil pincang dalam laga krusial ini. Skuad Maung Bandung dipastikan kehilangan dua pilar penting mereka di lini tengah dan belakang.
Marc Klok dipastikan absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning, sementara Layvin Kurzawa belum bisa diturunkan karena masih dalam tahap pemulihan cedera.
“Semua orang baik-baik saja. Kurzawa dia absen, dia belum siap untuk pertandingan ini. Marc mendapat kartu kuning (akumulasi). Namun, semua orang selain itu akan siap untuk pertandingan,” jelas Bojan mengenai kondisi terkini skuadnya.
Meski harus melakukan penyesuaian strategi dan merombak susunan pemain inti akibat absennya Klok dan Kurzawa, Bojan Hodak menjamin bahwa seluruh pemain yang tersedia memiliki motivasi yang berlipat ganda. Penggawa Pangeran Biru yang tersisa dipastikan siap bertarung habis-habisan demi memberikan kontribusi terbaik di laga paling sakral musim ini.
Persaingan Persib dan Borneo FC memang sangat krusial di Match Day 34 Super League ini. Dengan 78 poin di tangan, Persib hanya butuh hasil imbang lawan Persijap Jepara di Stadion GBLA, Sabtu (23/5), dan poin 79.
Sementara Borneo FC, dengan poin 76, akan jadi juara(poin 79) jika bisa mengalahkan Malut United seandainya Persib kalah dari Persijap. Tapi, jika Persib bisa bermain imbang, Maung Bandung akan jadi juara dengan poin 79 karena unggul head-to-head dengan Borneo FC.
Jadi, tekanan lebih besar sebenarnya ada di Persib Bandung.***