FIFA Bertindak Tegas! Sanksi Berat Resmi Dijatuhkan untuk Tekel Brutal yang Akhiri Mimpi Ismael Kone di Piala Dunia
Tekel keras Assim Madibo bikin kaki Ismael Kone patah. (Foto: ig @madibo_96)
KORANPLUS.COM – Pemain Qatar, Assim Madibo, dijatuhi hukuman larangan bertanding sebanyak lima pertandingan pada Rabu akibat tekel keras yang mematahkan kaki gelandang Kanada, Ismaël Koné, di ajang Piala Dunia.
Madibo diganjar kartu merah langsung atas insiden tersebut dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak Kanada 6-0 atas Qatar di Vancouver pada Kamis lalu.
Komite Disiplin FIFA menyatakan bahwa hukuman skorsing ini diberikan karena tindakan pelanggaran yang sangat serius, dan keputusan tersebut masih bisa diajukan banding.
Kemenangan perdana Kanada di ajang Piala Dunia ini harus ternoda oleh cedera parah yang dialami Koné. Ia terpaksa ditandu keluar lapangan dan kemudian langsung menjalani operasi akibat patah tulang tibia (tulang kering) dan fibula (tulang betis) pada kaki kirinya.
Ia ditekel secara brutal dari belakang pada menit ke-51. Para pemain yang berada di sekitarnya seketika langsung menyadari bahwa ia mengalami cedera yang sangat fatal, saat Koné terkapar di tanah sembari memegangi kakinya dan menutup mulut dengan tangannya karena menahan sakit.
Madibo sendiri tampak sangat terpukul atas insiden tersebut dan telah meminta maaf secara langsung kepada Koné setelah pertandingan usai.
“Kalian bahkan tidak bisa membayangkan betapa bersyukurnya saya kepada semua orang yang telah menghubungi saya dan menyertakan saya dalam doa-doa mereka,” tulis Koné kemudian melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Pihak tim nasional Qatar tidak segera memberikan tanggapan saat dimintai keterangan oleh The Associated Press.
Sanksi larangan bertanding ini sebenarnya bukan yang terbesar yang pernah dikeluarkan oleh FIFA dalam sejarah Piala Dunia. Penyerang Uruguay, Luis Suarez, pernah dijatuhi skorsing sembilan pertandingan dan dilarang terlibat dalam semua aktivitas sepak bola selama empat bulan karena menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Sementara itu pada tahun 1994, bek Italia Mauro Tassotti juga pernah dijatuhi hukuman skorsing delapan pertandingan akibat menyikut penyerang Spanyol, Luis Enrique.***