Aksi ‘Satgas Mokel’ di Lapangan Banyumas Viral, Polisi Fasilitasi Penyelesaian

 Aksi ‘Satgas Mokel’ di Lapangan Banyumas Viral, Polisi Fasilitasi Penyelesaian

KORANPLUS.COM – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja terlibat aksi penganiayaan di lapangan Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah. Aksi itu terjadi pada siang hari saat bulan Ramadan, dan diduga bermula karena korban yang sedang makan secara diam-diam saat berpuasa yang oleh remaja lain disebut sebagai “mokel”.

Dalam video berdurasi sekitar 27 detik yang beredar di platform seperti Instagram, tampak seorang remaja dipukul dua kali di bagian belakang kepala oleh temannya saat sedang duduk di pinggir lapangan dengan bungkusan makanan.

Menurut laporan, pelaku pemukulan merasa tidak terima wilayahnya “dikotori” oleh korban dan rekannya yang diketahui sedang makan di tengah waktu puasa, sehingga konflik pun memanas hingga terjadi aksi kekerasan fisik.

Banyak warganet mengkritik tindakan tersebut setelah video menyebar. Mereka menilai pemukulan itu berlebihan dan tidak sepatutnya dilakukan, meski motifnya berkaitan dengan dilema sosial puasa di ruang umum.

Polisi Fasilitasi Mediasi

Menanggapi viralnya video tersebut, Polresta Banyumas langsung bergerak untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Kepolisian setempat memfasilitasi mediasi antara korban dan terduga pelaku pada Sabtu (21/2/2026) yang melibatkan orang tua kedua belah pihak serta perangkat desa setempat.

Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, mengatakan mediasi itu dilakukan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Kedua belah pihak kemudian menyepakati damai dan korban menyatakan tidak akan melanjutkan peristiwa tersebut ke jalur hukum.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bersama sebagai komitmen untuk tidak mengungkit kembali persoalan tersebut di kemudian hari.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *