Ini Alasan Manny Pacquiao Tolak Mentah-mentah Ajakan Floyd Mayweather untuk Duel Ekshibisi pada 19 September
Floyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiao sepakat duel.
KORANPLUS.COM – Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather telah terlibat dalam pembicaraan laga eksibisi selama berbulan-bulan, namun Pacquiao ingin Mayweather merasakan pahitnya kekalahan profesional.
‘Pac Man’ kembali ke dunia tinju profesional Juli lalu saat menantang Mario Barrios untuk gelar juara dunia kelas welter WBC, yang berakhir dengan hasil imbang (majority draw).
Setelah itu, sang legenda tinju sempat dikabarkan akan menjalani laga perebutan gelar dunia lainnya, namun ia juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan tanding ulang melawan Floyd Mayweather.
Setelah negosiasi berbulan-bulan, pada Senin lalu akhirnya diumumkan bahwa keduanya akan bertanding ulang di The Sphere, yang akan disiarkan secara langsung di Netflix.
Pacquiao Mengaku Tolak Laga Eksibisi Melawan Mayweather
Sejak pensiun dari tinju profesional pada tahun 2017 setelah mengalahkan Conor McGregor untuk mencapai rekor 50-0, ‘Money’ Mayweather telah terlibat dalam beberapa laga eksibisi. Di sisi lain, Pacquiao terus bertarung di level elit dan hanya sesekali mengikuti laga eksibisi.
Saat pembicaraan antara keduanya berlangsung awal tahun ini, Pacquiao menolak tawaran laga eksibisi melawan rival lamanya tersebut. Ia justru mengejar kesepakatan yang bisa menarik Mayweather keluar dari masa pensiun profesionalnya.
“Kebetulan saya masih aktif di tinju dan dia keluar dari masa pensiun untuk melakukannya lagi, jadi inilah saatnya,” kata Pacquiao kepada Sportscenter.
“Saya belajar banyak dari pertarungan tahun 2015 silam. Saya pikir kami sudah lebih dewasa dalam menangani tekanan, dan saya berharap apa yang terjadi di tahun 2015 tidak terulang kembali. Saya berharap kali ini tidak ada lagi alasan, terutama mengenai kondisi saya dan hal lainnya.”
“Sebelumnya, dia menginginkan laga eksibisi melawan saya, tapi saya tidak setuju. Saya tidak ingin bertarung dengan aturan eksibisi, saya ingin pertarungan sungguhan. Inilah yang selama ini saya tunggu-tunggu,” lanjut Pacquiao.
Dalam rilis resminya, Pacquiao juga menyatakan bahwa ia ingin menjadi satu-satunya petarung yang pernah mengalahkan ‘Money’ Mayweather dan memaksa sang rival hidup dengan catatan kekalahan.
“Saya ingin Floyd hidup dengan satu kekalahan di rekor profesionalnya dan selalu ingat siapa yang memberikannya.”
Penasihat Pacquiao Sebut Laga Akan Berlangsung di Kelas Welter
Saat keduanya bentrok dalam pertarungan tinju tersukses sepanjang masa pada tahun 2015, mereka berkompetisi di kelas welter, 147 pon.
Penasihat Pacquiao, Sean Gibbons, mengatakan kepada Betway bahwa tanding ulang mereka pada 19 September mendatang kemungkinan besar akan berlangsung di kelas welter dan akan dipertandingkan sebanyak ’10 atau 12 ronde’.
“Mengenai berat badan dan jumlah ronde, hal itu masih didiskusikan. Namun, saya yakin laganya akan berada di sekitar divisi kelas welter dan akan berlangsung selama 10 atau 12 ronde.”***