Perang Saudara Terbesar Abad Ini, Naoya Inoue vs Junto Nakatani Resmi Bakal Guncang Tokyo Dome, Catat Tanggalnya
Naoya Inoue (kiri) dan Junto Nakatani. Foto: BoxingScene
KORANPLUS.COM – Pengumuman yang lama ditunggu akhirnya muncul. Naoya Inoue, juara tak terbantahkan kelas bantam super, dipastikan akan bertarung mempertahankan gelar melawan Junto Nakatani pada 2 Mei 2026, di Tokyo Dome, Tokyo.
Pertarungan yang dijadwalkan pada Sabtu malam ini akan menjadi partai utama dari rangkaian pertandingan yang disebut-sebut sebagai salah satu gelaran tinju paling signifikan yang pernah diadakan di Jepang.
Naoya Inoue vs Junto Nakatani Resmi Digelar
Naoya Inoue memasuki ring dengan rekor impresif 32–0 (27 KO), serta memegang sabuk juara The Ring, IBF, WBA, WBC, dan WBO di kelas bantam super.
Ia sangat aktif sepanjang 2025 dengan catatan 4–0, termasuk kemenangan atas Kim Ye‑joon, Ramon Cardenas, mantan juara bersatu Murodjon Akhmadaliev, dan kemenangan angka mutlak atas penantang 10 besar, Alan Picasso.
Saat ini, Inoue menempati peringkat ke-2 dalam daftar pound-for-pound (P4P) majalah The Ring.
Di sudut lain, Junto Nakatani hadir dengan rekor 32–0 (24 KO). Ia memulai debutnya di kelas bantam super pada Desember 2025 dalam ajang ‘The Ring V: Night of the Samurai’, di mana ia menang angka mutlak secara kontroversial atas lawan yang sebelumnya tak terkalahkan, Sebastian Hernandez.
Nakatani adalah mantan juara dunia di tiga kelas berbeda (terbang, bantam junior, dan bantam).
Berada di peringkat ke-7 daftar P4P The Ring, laga ini merupakan peluang emas bagi Nakatani untuk menjadi juara di empat divisi berbeda sekaligus menghentikan dominasi Inoue.
Lokasi dan Konteks Sejarah
Tokyo Dome, stadion bisbol dalam ruangan berkapasitas 65.000 kursi di Bunkyo, Tokyo, belum pernah lagi menyelenggarakan acara tinju besar sejak tahun 2003.
Hal ini membuat tanggal 2 Mei menjadi momen kembalinya arena ikonik tersebut untuk laga profil tinggi.
Inoue sendiri memiliki sejarah manis di sini setelah memukul KO Luis Nery pada Mei 2024 di depan tribun yang hampir penuh.
Penentuan tanggal 2 Mei juga harus menyesuaikan jadwal padat stadion, mengingat adanya agenda bisbol dan sepakbola profesional mulai 3 Mei.
Persiapan dan Sudut Pandang Promosi
Rencana pertarungan ini sudah menjadi konsumsi publik sejak Inoue dan Nakatani muncul bersama dalam acara penghargaan Komisi Tinju Jepang tahun 2024.
Saat itu, Inoue menyerukan duel domestik dan Nakatani langsung menerima tantangan tersebut di tempat.
Setelah rumor yang beredar selama setahun, promotor dan jaringan televisi akhirnya sepakat pada slot 2 Mei.
Presiden WBC, Mauricio Sulaimán, turut mendukung laga ini dan menyebutnya sebagai tabrakan sesama petarung Jepang yang bersejarah, sejalan dengan warisan Tokyo Dome yang pernah menjadi saksi kekalahan perdana Mike Tyson dari James ‘Buster’ Douglas pada 1990.
Laporan menunjukkan bahwa kartu pertandingan di Tokyo Dome ini kemungkinan akan menampilkan beberapa perebutan gelar juara sebagai partai tambahan, menjadikannya sebuah pertunjukan yang tak layak dilewatkan.
Pertandingan ini akan disiarkan secara global melalui platform DAZN, dengan liputan di balik layar dan analisis mendalam dari tim The Ring. Mengingat kedua petarung sama-sama tak terkalahkan dan berada di jajaran 10 besar terbaik dunia, laga ini diprediksi akan menguji kapasitas penjualan tiket Tokyo Dome hingga maksimal.***