Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersenjata yang Menembak Warga di Palmerah

 Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersenjata yang Menembak Warga di Palmerah

Konferensi pers kasus curanmor di Palmerah Foto: DOK./PMJ

KORANPLUS.COM – Aparat Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin Pada, Minggu (10/1/2026) akhirnya berhasil menangkap para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api yang menembak seorang warga saat beraksi di Palmerah, Jakarta Barat.

Insiden itu terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026 di Jalan Andong II, Kota Bambu Selatan, saat komplotan pelaku merusak kunci sepeda motor dengan kunci letter T. Saat aksinya kepergok warga dan terjadi pengejaran, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah warga yang membantu korban. Akibatnya, seorang warga terluka di bagian kaki.

Polda Metro Jaya membentuk tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum untuk mengejar pelaku yang sempat melarikan diri.

“Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya dan Jatanras Polda DIY berhasil menangkap pelaku curanmor yang menembak seorang warga di Palmerah Jakarta Barat,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 11 Januari 2026

Satu tersangka berinisial VV, yang berperan sebagai pelaku penembakan, ditangkap oleh tim di Yogyakarta pada 9 Januari 2026, sedangkan tersangka berinisial RC yang berperan sebagai eksekutor pencurian dibekuk di Cimahi, Jawa Barat, pada 10 Januari 2026. Seorang tersangka berinisial AA juga diamankan sebagai penadah.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa senjata api jenis revolver, 12 butir peluru tajam, 15 anak kunci letter T, serta beberapa unit sepeda motor hasil curian. Ketiganya kini menjalani proses penyidikan di Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena pelaku tak hanya melakukan curanmor, tetapi juga melukai warga dengan menembak saat pengejaran, sehingga aparat menindak tegas dan memburu mereka hingga luar wilayah Jakarta.

Polisi juga masih mengejar satu pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait jaringan yang sama.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *