Momentum Idulfitri, Lapas Pamekasan Bangun Semangat Kebersamaan

 Momentum Idulfitri, Lapas Pamekasan Bangun Semangat Kebersamaan

PAMEKASAN, KORANPLUS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan turut mengikuti kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lapas Pamekasan dan diikuti oleh PLH Kepala Lapas Pamekasan, Restu Wedy L., beserta jajaran pegawai dan peserta magang.

Acara diawali dengan sambutan Sekretaris Jenderal, Asep Kurnia, yang menyampaikan pentingnya momentum Halal Bihalal sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarpegawai di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan laporan pengumpulan zakat fitrah di lingkungan Kemenimipas yang mencapai total sebesar Rp1.050.389.000.

Kegiatan Halal Bihalal ini bertujuan untuk memberikan manfaat positif sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan serta kebersamaan antarpegawai. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis dan semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi.

Selanjutnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, diharapkan seluruh pegawai dapat terus mempertahankan perilaku baik yang telah dibangun. Beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk bijak dalam menyikapi situasi saat ini serta mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, Menteri menegaskan pentingnya terus membangun semangat pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menekankan bahwa pihaknya senantiasa berupaya memberikan kemudahan serta solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi pegawai dalam pelaksanaan tugas.

Sebagai penutup, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran. Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi bersalaman dan saling bermaaf-maafan secara virtual, sebagai wujud mempererat hubungan yang semakin solid dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. (ril)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *