Pro Futsal League 2 – Sang Kapten Jadi Pahlawan! Safari Nur Hannafi Bungkam Elano FC, Maestro Solo Makin Dekat ke Final Four!
Elano FC (putih) menyerah 1-2 dari Maestro Solo. Foto: KFI
KORANPLUS.COM – Panggung Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2026 kembali meledak dalam drama yang luar biasa. Bertanding di GOR Bung Karno Sukoharjo pada Kamis (21/5) siang, Maestro Solo berhasil mengunci kemenangan tipis nan dramatis 2-1 atas Elano FC Tuban. Laga ini menjadi sorotan karena pemenang baru bisa ditentukan saat waktu hampir habis.
Sejak menit awal, atmosfer pertandingan sudah terasa panas. Wasit Oktavianus Tiza harus bekerja ekstra keras memimpin laga yang sangat ketat ini. Maestro Solo mencoba mengambil inisiatif serangan, namun Elano FC Tuban menunjukkan tembok pertahanan yang sangat kokoh.
Saking ketatnya duel di lapangan, kebuntuan tak kunjung pecah. Ketegangan sempat memuncak di menit ke-17 saat pemain Maestro Solo, Fajar Saputra, diganjar kartu kuning oleh wasit. Hingga turun minum, kedua tim harus puas dengan skor kacamata 0-0.
Memasuki paruh kedua, intensitas laga meningkat drastis. Instruksi pelatih Fandy Frima (Maestro Solo) dan Vennard Hutabarat (Elano FC) membuat kedua tim tampil habis-habisan. Elano FC bahkan harus menerima dua kartu kuning beruntun untuk Edgarda Fahar (menit 20) dan Radhika Wahyu (menit 28).
Momen krusial terjadi di menit ke-36 saat Moh. Derik Cristianto akhirnya membawa Maestro Solo unggul 1-0. Namun, Elano FC menolak menyerah. Di menit ke-39, Luhtfi Fathul Khair sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, membuat seisi GOR mengira laga akan berakhir imbang.
Saat laga hanya menyisakan hitungan detik, keajaiban terjadi. Sang kapten Maestro Solo, Safari Nur Hannafi, menunjukkan kelasnya. Melalui aksi heroik di menit ke-40, ia mencetak gol kemenangan yang meruntuhkan mental lawan sekaligus memastikan skor berakhir 2-1.
Kemenangan ini membuat Maestro Solo tetap menjaga asa untuk menembus zona Final Four. Sebaliknya, Elano FC harus pulang dengan tangan hampa setelah kekalahan menyakitkan di ujung laga.
Berkat kepemimpinan yang dingin dan gol penentunya, Safari Nur Hannafi secara mutlak dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM) pada duel penuh emosi ini.***