Berbalut Cadar, Ustadzah di Cianjur Selingkuh 3 Tahun dengan Muridnya, Viral di Media Sosial
Unggahan perselingkuhan Ustadzah Cianjur yang kini viral. Foto: Instagram/Berlyn.carl
KORANPLUS.COM – Media sosial lagi-lagi dibuat panas. Kali ini, nama seorang ustadzah guru ngaji di Cianjur ikut terseret setelah unggahan seorang perempuan bernama Berlyn viral dan ramai diperbincangkan netizen.
Dalam unggahan Instagram @berlyn.carl, ia secara terbuka membagikan cerita rumah tangganya yang kandas. Ia mengklaim bahwa mantan suaminya menjalin hubungan dengan seorang ustadzah yang disebut sebagai teman dekat sekaligus guru ngaji.

“Ini guru ngaji + bestie aku. Dia sangat tau perjalanan aku sama mantan suami sampai akhirnya aku cerai,” tulis Berlyn dalam unggahannya yang kini tersebar luas.
Unggahan itu makin memantik spekulasi ketika Berlyn menyebut dirinya resmi bercerai pada Februari 2024, sementara pada Mei 2024 mantan suaminya justru memposting foto berdua dengan sosok ustadzah yang dimaksud.
“Sampai akhirnya aku tau ternyata Dia punya hubungan dengan mantan suami aku. Aku cerai Februari 2024, dan mantan suami aku mempublish foto mereka berdua Mei 2024,” tambahnya
Pengakuan Berlyn dengan cepat menyedot perhatian publik. Video yang membongkar dugaan perselingkuhan tersebut disebut telah ditonton lebih dari 6 juta views, memicu gelombang reaksi keras dari netizen.
Kolom komentar pun dipenuhi dugaan, asumsi, hingga kecaman. Sebagian besar netizen mengaku geram, terlebih karena sosok yang dituding berprofesi sebagai guru ngaji dan memiliki citra religius.
Tak sedikit komentar yang mengecam dugaan tersebut dan mempertanyakan moralitas figur yang disebut dalam unggahan itu.
Berlyn sendiri secara terang-terangan mengungkap identitas wanita yang ia sebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangganya. Dalam salah satu unggahannya terlihat tangkapan layar akun Instagram dengan nama @deenayusti.
Namun setelah ditelusuri, akun dengan nama tersebut sulit ditemukan dan diduga telah dinonaktifkan. Beberapa netizen juga berspekulasi bahwa akun yang beredar saat ini kemungkinan bukan akun asli.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang disebut dalam unggahan tersebut maupun pernyataan dari aparat penegak hukum terkait klaim yang beredar di media sosial.