Skandal Pengaturan Wasit Menyeret Inter Milan, Presiden Klub Tegaskan Tak Terlibat

 Skandal Pengaturan Wasit Menyeret Inter Milan, Presiden Klub Tegaskan Tak Terlibat

Para Pemain Inter Menyapa Suporter Usai Ditahan Imbang Torino. Foto: inter.it

KORANPLUS.COM – Di tengah upaya untuk mengejar gelar scudetto, Inter Millan diterpa isu negatif terkait dugaan pengaturan wasit. Hal itu mencuat usai koordinator wasit Liga Italia, Gianluca Rocchi diperiksa Kejaksaan Milan soal tuduhan keterlibatan dalam kecurangan olahraga yang menyeret Inter.

Rocchi diperiksa pada Sabtu (25/4) waktu setempat, soal tiga tuduhan kecurangan, yang dua di antaranya dianggap berpihak pada Inter. Yang pertama adalah, penunjukan wasit Andrea Colombo oleh Rocchi untuk laga Inter melawan Bologna, dengan tujuan menguntungkan Nerazzurri. Namun, Inter justru kalah dengan skor 0-1 dalam laga itu.

Selanjutnya, Rocchi juga dikabarkan mencopot Daniele Doveri untuk memimpin laga leg kedua semifinal Coppa Italia antara Inter melawan AC Milan. Namun, Nerazzurri kembali kalah 0-3 dalam laga tersebut.

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta langsung bereaksi soal rumor tersebut. Marotta mengaku kaget dan menegaskan jika klubnya tidak terlibat dalam konspirasi itu.

“Pernyataan-pernyataan itu mengejutkan kami. Kami tidak memiliki wasit yang kami sukai atau tidak sukai. Kami selalu bertindak dengan benar, dan itu yang paling penting”.

“Hari ini kami di sini untuk memikirkan pertandingan ini, kejuaraan ini, dan Scudetto. Saya tenang. Kami tidak terlibat dan tidak akan terlibat”, ujar Marotta dikutip dari media Sky Sport.

Sementara itu, Presiden Liga Serie A Italia, Ezio Simonelli, meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Penilaian atau kesimpulan yang terburu-buru dalam bentuk apa pun tidak tepat sementara kita dengan patuh menunggu penyelidikan menyelesaikan prosesnya dan menetapkan kebenaran”, ucap Simonelli dilansir media CBs.

Rumor skandal ini, secara tidak langsung sedikit mempengaruhi penampilan Inter. Dalam lanjutan pekan ke-34, anak asuh Christian Chivu gagal meraih poin penuh, setelah ditahan imbang kala bertandang ke markas Torino, Minggu (26/4) malam.

Inter unggul dua gol lebih dulu lewat Marcus Thuram dan Yann Bisseck. Namun, Torino mampu bangkit lewat gol Giovanni Simeone dan penalti Nikola Vlasic, yang membuat skor akhir menjadi 2-2.

Meski hanya meraih satu poin, Inter masih kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 79 poin, selisih 10 poin dari Napoli di peringkat kedua yang di laga sebelumnya menang telak 4-0 atas Cremonese, dan berselisih 12 poin dari Milan di posisi tiga yang hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Juve, pada Senin (27/40 dini hari WIB.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *